
Kementerian Konstruksi baru saja menerbitkan Surat Edaran Nomor 24/2026 yang mengubah dan menambah sejumlah pasal surat edaran untuk mendesentralisasi, mengurangi, dan menyederhanakan prosedur administrasi di bidang pendaftaran kendaraan, jalan raya, kereta api, perencanaan kota dan pedesaan di bawah pengelolaan Kementerian.
Salah satu perubahan penting adalah pengurangan waktu yang dibutuhkan untuk prosedur administratif penerbitan sertifikat kelayakan untuk inspeksi kendaraan bermotor dan pengujian emisi sepeda motor/moped, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran 46/2024/TT-BGTVT.
Mengurangi separuh waktu yang dibutuhkan untuk menerbitkan sertifikat kelayakan untuk kegiatan inspeksi.
Oleh karena itu, mulai 1 Juni 2026, waktu pemrosesan untuk penerbitan sertifikat kelayakan baru untuk layanan inspeksi kendaraan bermotor akan dikurangi dari 20 hari menjadi 10 hari. Secara spesifik, waktu untuk inspeksi dan evaluasi di tempat akan dikurangi dari 15 hari menjadi 8 hari, dan waktu untuk penerbitan sertifikat akan dikurangi dari 5 hari kerja menjadi 2 hari kerja.
Untuk kasus yang melibatkan penerbitan ulang sertifikat kelayakan untuk mengoperasikan layanan inspeksi kendaraan bermotor, waktu pemrosesannya juga telah dipersingkat, dari 5 hari kerja menjadi 2 hari kerja.
Demikian pula, untuk prosedur penerbitan sertifikat kelayakan baru untuk mengoperasikan jasa pengujian emisi sepeda motor dan skuter, Kementerian Konstruksi telah mengurangi waktu pemrosesan dari 20 hari menjadi 10 hari. Secara spesifik, waktu untuk inspeksi dan evaluasi di lokasi telah dikurangi dari 15 hari menjadi 8 hari, dan waktu untuk penerbitan sertifikat telah dikurangi dari 5 hari kerja menjadi 2 hari kerja.
Untuk kasus yang melibatkan penerbitan ulang sertifikat kelayakan untuk pengujian emisi sepeda motor dan skuter, waktu pemrosesan administratif telah dikurangi dari 10 hari menjadi 4 hari; secara spesifik, waktu untuk penerbitan ulang sertifikat telah dikurangi dari 5 hari kerja menjadi 2 hari kerja.
Prosedur untuk melaksanakan proses-proses ini pada dasarnya tetap tidak berubah.
Sertifikat inspeksi kendaraan diterbitkan hanya dalam 2 hari.
Surat Edaran 24/2026 juga mempersingkat waktu penerbitan sertifikat dan stiker inspeksi untuk kendaraan bermotor dan sepeda motor khusus yang diperiksa di luar fasilitas inspeksi kendaraan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran 47/2024/TT-BGTVT.
Secara khusus, untuk kendaraan yang lulus inspeksi, waktu penerbitan sertifikat dan stiker inspeksi akan dikurangi dari 3 hari kerja menjadi 2 hari kerja sejak selesainya inspeksi. Fasilitas inspeksi juga harus segera menghapus peringatan yang menunjukkan inspeksi gagal (jika ada) setelah menyelesaikan inspeksi dan evaluasi.
Dalam kasus kendaraan baru yang hanya memiliki slip janji temu untuk penerbitan sertifikat registrasi, fasilitas inspeksi akan menerbitkan stiker inspeksi dan slip janji temu untuk mengembalikan sertifikat inspeksi kepada pemilik kendaraan sesuai peraturan. Sertifikat inspeksi akan diterbitkan dalam waktu 4 jam kerja sejak pemilik kendaraan menyerahkan dokumen registrasi kendaraan atau ketika data registrasi kendaraan dibagikan dari otoritas registrasi.
Terkait prosedur penerbitan ulang sertifikat modifikasi kendaraan, Kementerian Konstruksi juga telah mempersingkat waktu pemrosesan dari 3 hari kerja menjadi 1,5 hari kerja sejak diterimanya permohonan untuk kasus-kasus di mana permohonan tersebut disimpan di fasilitas pemeriksaan kendaraan yang berbeda.
Pengurangan waktu pemrosesan prosedur administrasi terkait pendaftaran kendaraan oleh Kementerian Konstruksi bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan resolusi pemerintah tentang pengurangan, desentralisasi, dan penyederhanaan prosedur administrasi di bawah pengelolaan Kementerian, sekaligus meningkatkan transparansi dan kualitas layanan bagi warga dan pelaku usaha.
Sumber: https://vtv.vn/tu-1-6-rut-ngan-hang-loat-thoi-gian-cap-giay-kiem-dinh-100260526185223188.htm








Komentar (0)