Melalui kisah merek Nam An, kita akan menjelajahi aspek-aspek baru dari budaya kopi kontemporer.
Perubahan perilaku konsumsi kopi
Sebelumnya, kebiasaan minum kopi di Vietnam terutama berpusat pada menikmati kopi hitam yang kuat dan pahit. Hal ini mencerminkan budaya minum kopi yang menekankan cita rasa asli dan tradisional. Namun, dengan pertukaran budaya dan perkembangan masyarakat modern, kebutuhan dan perilaku konsumen telah berubah secara signifikan.
Konsumen modern, terutama kaum muda, merasa bahwa secangkir kopi yang enak saja tidak cukup untuk memuaskan mereka. Mereka mencari pengalaman yang lebih komprehensif, mulai dari menikmati berbagai lapisan rasa biji kopi hingga menikmati suasana kafe yang dirancang dengan cermat. Beberapa di antaranya mengatakan bahwa mereka memilih kafe bukan hanya karena kualitas minumannya, tetapi juga karena faktor-faktor seperti kenyamanan tempat duduk, pencahayaan yang ideal untuk membaca, dan suasana nyaman yang diciptakan oleh desainnya.
Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi merek kopi: Bagaimana mereka dapat melestarikan nilai-nilai tradisional sekaligus memenuhi tuntutan inovasi dan modernitas?
Dalam percakapan dengan perwakilan dari Nam An Company, sebuah merek dengan pengalaman lebih dari 24 tahun di industri ini, kami berkesempatan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang strategi pengembangan kopi di Vietnam.
Nam An lebih dari sekadar memproduksi kopi yang lezat; mereka telah membangun kisah merek yang menginspirasi. Mereka telah menghabiskan lebih dari satu dekade untuk meneliti dan menyempurnakan proses produksi kopi mereka agar memenuhi standar internasional. Mulai dari pemilihan wilayah penanaman dan varietas kopi terbaik hingga perawatan dan metode pengolahan, semuanya dikontrol dengan cermat sesuai dengan standar Specialty Coffee Association (SCA).
Salah satu poin penting dalam kisah Nam An adalah komitmennya terhadap bahan-bahan yang bersih dan proses yang berkelanjutan. Mereka memprioritaskan penggunaan pupuk organik, memanen setiap buah kopi yang matang secara manual, dan menolak menggunakan biji kopi yang jatuh – yang berisiko terkontaminasi jamur dan membahayakan kesehatan. Hal ini tidak hanya memastikan kualitas produk tetapi juga menunjukkan tanggung jawab terhadap konsumen.
Ruang kedai kopi - tempat pengalaman menjadi yang utama.
Nam An menyadari bahwa, untuk memberikan kesan yang baik, ruang kedai kopi harus mencerminkan nilai-nilai mereknya dan memenuhi harapan pelanggan. Oleh karena itu, mereka berinvestasi dalam mendesain ruang dengan warna dominan kuning – warna alami – untuk menghormati asal usul biji kopi.
Ruang kafe ini juga dirancang dengan bar terbuka, di mana pelanggan dapat langsung mengamati proses pembuatan minuman. Hal ini tidak hanya menciptakan hubungan antara pelanggan dan produk, tetapi juga meningkatkan pengalaman minum secara keseluruhan.
Selain itu, Nam An terus berinovasi dengan lini produk baru, mulai dari campuran kopi klasik dan campuran kopi seimbang hingga campuran kopi istimewa. Mereka ingin pelanggan tidak hanya minum kopi tetapi juga merasakan dan menjelajahi keragaman di setiap lapisan rasa.
Kisah kopi dengan visi untuk masa depan.
Seorang perwakilan dari Nam An berbagi: "Konsumen tidak hanya menginginkan secangkir kopi yang lezat, tetapi juga ingin memahami kisah di baliknya." Melalui pengalaman belajar dari Prancis, Brasil, dan Indonesia, Nam An telah mengumpulkan keahlian dan visi untuk mengembangkan kopi Vietnam menjadi merek global.
Mereka terus menerus menyelenggarakan lokakarya, menciptakan peluang bagi pelanggan dan kaum muda untuk mempelajari lebih lanjut tentang nilai kopi Vietnam. Ini bukan hanya cara untuk membangun merek, tetapi juga ungkapan rasa syukur kepada tanah yang telah menumbuhkan biji kopi Vietnam. Harapan mereka adalah bahwa dengan setiap cangkir kopi, konsumen akan merasa bangga dengan kopi Vietnam dan menyebarkan nilai budaya ini ke seluruh dunia .
Kisah Nam An Coffee adalah bukti nyata kemampuan untuk menghidupkan kembali nilai tradisional agar sesuai dengan laju kehidupan modern. Meskipun konsumen semakin menuntut dan selektif, merek seperti Nam An tidak hanya memenuhi tetapi juga melampaui harapan mereka.
Mulai dari meningkatkan proses produksi hingga berinvestasi dalam ruang dan pengalaman, Nam An secara bertahap menegaskan posisi kopi Vietnam di peta dunia. Dan lebih dari sekadar minuman, kopi kini telah menjadi jembatan antara orang, budaya, dan emosi – sebuah pengalaman yang benar-benar bermakna dalam kehidupan modern.
Sumber: https://thanhnien.vn/tu-ly-ca-phe-den-hanh-trinh-van-hoa-185241205143741483.htm







Komentar (0)