![]() |
| Model VACR Ibu Phuong telah terbukti efektif. |
Model yang sesuai
Menceritakan tentang masa-masa awal bisnisnya, Ibu Phuong mengaku: "Bertahun-tahun yang lalu, keluarga saya menghadapi banyak kesulitan. Hal itu membuat saya terus-menerus khawatir dan memikirkan bagaimana cara membantu keluarga saya keluar dari kelaparan dan kemiskinan, serta menuju kehidupan yang lebih makmur dan bahagia."
Dari kekhawatiran tersebut, ia segera menyadari bahwa mengembangkan ekonomi rumah tangga adalah cara praktis untuk membantu perempuan mengendalikan hidup mereka, meningkatkan pendapatan, menstabilkan kehidupan mereka, dan berkontribusi dalam membangun wilayah pedesaan baru yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, sebagai anggota Partai yang bertanggung jawab, Ibu Phuong menolak untuk menerima keadaan yang dihadapinya. Dengan pola pikir tersebut, beliau dan suaminya secara proaktif mencari dan mempelajari pengetahuan dan pengalaman produksi melalui buku, surat kabar, saluran informasi resmi, dan contoh praktis dari model-model efektif baik di dalam maupun di luar daerah. Pada tahun 2021, pasangan tersebut berdiskusi dan sepakat untuk menerapkan model ekonomi terpadu "Kebun - Kolam - Peternakan - Hutan" (VACR) di lahan keluarga mereka.
Model usaha ini terstruktur dengan baik dan sesuai dengan kondisi alam setempat serta kekuatan yang ada. Di lahan mereka yang luas, keluarga tersebut menanam berbagai jenis pohon buah-buahan yang dipadukan dengan sayuran jangka pendek, meningkatkan kualitas makanan sehari-hari sekaligus menciptakan sumber pendapatan tetap. Mereka juga memelihara berbagai jenis ikan seperti ikan mas rumput, nila, dan lele untuk diversifikasi pasokan pasar. Pada saat yang sama, mereka memelihara 15 ekor sapi, hampir 200 ekor babi, hampir 3.000 ekor unggas, dan 190 ekor kelinci. Pakan ternak dan unggas sebagian besar menggunakan hasil sampingan pertanian , yang membantu mengurangi biaya produksi. Selain itu, pasangan tersebut telah menanam 4 hektar pohon akasia hibrida, yang kini siap panen.
Menyebarkan semangat mengatasi kesulitan.
Berkat kerja keras, ketekunan, dan upaya terus-menerus untuk mempelajari teknik pertanian dan peternakan baru, model VACR (Sayuran, Hewan, dan Tanaman) keluarga Ibu Phuong pada awalnya telah menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan, dengan pendapatan tahunan rata-rata hampir 200 juta VND. Model ini telah memaksimalkan penggunaan lahan dan tenaga kerja lokal, menciptakan lapangan kerja yang stabil bagi anggota keluarga sekaligus berkontribusi pada penyediaan makanan bersih dan aman bagi keluarga dan masyarakat.
“Saya terus belajar dan mengeksplorasi cara untuk mengubah sumber daya yang ada menjadi nilai berkelanjutan. Pada saat yang sama, saya berharap perjalanan saya dan pencapaian ‘kecil’ saya akan menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi banyak perempuan untuk berupaya mengembangkan produksi, tidak hanya untuk tujuan pengentasan kemiskinan berkelanjutan tetapi juga untuk meraih kemakmuran,” kata Ibu Phuong.
Ibu A Moong Thi Hau, Wakil Ketua Komite Front Tanah Air Vietnam di Komune A Luoi 1 dan Ketua Serikat Perempuan di Komune A Luoi 1, menegaskan: "Ibu Nguyen Thi Hong Phuong adalah contoh tipikal perempuan di Komune A Luoi 1 dalam hal mengatasi kesulitan, berani berpikir dan bertindak. Model VACR (Sayuran, Hewan, dan Tanaman) keluarganya tidak hanya membawa manfaat ekonomi yang jelas tetapi juga memiliki efek domino, menciptakan motivasi bagi banyak anggota perempuan untuk belajar dan mengikuti, berkontribusi positif terhadap pengurangan kemiskinan dan pembangunan sosial ekonomi di daerah tersebut."
Kisah perjuangan Ibu Nguyen Thi Hong Phuong dalam mengatasi kesulitan merupakan bukti nyata dari kemauan keras, ketahanan, dan aspirasi perempuan di daerah pegunungan, yang turut menegaskan citra perempuan modern: dinamis, kreatif, percaya diri, dan mengendalikan hidupnya sendiri.
Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/tu-tin-lam-chu-cuoc-song-161562.html







Komentar (0)