William Saliba menghadapi risiko absen di Piala Dunia 2026, karena cedera punggungnya memburuk setelah final Liga Champions.
Faktanya, bek tengah berusia 25 tahun itu mengalami masalah punggung sebelum pertandingan melawan PSG di Budapest. Namun, ia tetap bertekad untuk bermain demi membantu Arsenal memenangkan gelar Eropa pertama mereka dalam sejarah.

Saliba bermain penuh selama 120 menit di final, tetapi Arsenal kalah dalam adu penalti. Rekan setimnya di lini pertahanan, Gabriel Magalhães, gagal mengeksekusi penalti penentu kemenangan.
Namun, upaya pemain Prancis itu justru memperparah cedera punggungnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuannya untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia mendatang.
Menurut Foot Mercato, Saliba kemungkinan akan absen selama beberapa minggu. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Prancis sangat khawatir dengan kondisi bintang Arsenal tersebut.
William Saliba tidak dimasukkan dalam skuad untuk pertandingan terakhir Liga Premier melawan Crystal Palace. Ia juga absen dalam beberapa sesi latihan menjelang pertandingan, yang mengindikasikan masalah punggung yang sudah lama dideritanya.
Namun, ketika ditanya tentang pemainnya, pelatih Didier Deschamps meyakinkan publik dengan menyatakan: "Dia ada di sini dan semuanya baik-baik saja."

Ketika ditanya oleh wartawan tentang laporan bahwa Saliba mungkin absen di Piala Dunia, pelatih Prancis itu menjawab: "Itu tidak benar. Saya tidak tahu dari mana informasi itu berasal dan saya tidak ingin tahu."
Jika pulih sepenuhnya, Saliba akan menjadi pasangan pilihan bagi Dayot Upamecano di lini pertahanan tengah tim nasional Prancis.
Musim lalu, Saliba menjadi starter dalam 30 dari 38 pertandingan Premier League, memainkan peran penting dalam membantu Arsenal memenangkan kejuaraan. Ia juga tampil dalam 12 pertandingan saat Arsenal mencapai final Liga Champions.
Sumber: https://vietnamnet.vn/tuyen-phap-gap-hoa-lon-truc-world-cup-2026-2521559.html







Komentar (0)