![]() |
Hasil pengundian putaran final Piala Dunia U17 tahun 2026. |
Hasil undian menempatkan Vietnam U17 di Grup F bersama Mali, Selandia Baru, dan Belgia. Grup ini diprediksi akan sulit, karena Mali dianggap sebagai pesaing kuat. Juara kedua Afrika ini finis sebagai runner-up dunia pada tahun 2015, peringkat keempat pada tahun 2017, dan peringkat ketiga di turnamen yang dijadwalkan pada tahun 2023.
Tim U17 Selandia Baru dan Belgia juga merupakan lawan yang tangguh. Para pemain muda Belgia bertekad untuk mengubah warna medali mereka setelah penampilan terbaik mereka adalah finis di posisi ketiga pada turnamen 2015. Sementara itu, tim U17 Selandia Baru – juara Oseania 10 kali berturut-turut – juga ingin melaju dari babak penyisihan grup setelah empat kali tersingkir di babak awal secara berturut-turut.
Pada putaran final Piala Dunia U17 2026, yang berlangsung mulai 19 November di Qatar, dua tim teratas di setiap grup, bersama dengan delapan tim peringkat ketiga terbaik, akan lolos ke babak gugur. Oleh karena itu, Le Sy Bach dan rekan-rekan setimnya berhak untuk bermimpi meraih keajaiban dalam penampilan Piala Dunia pertama mereka.
![]() |
Tim U17 Vietnam menghadapi tantangan. |
Piala Dunia U17 2026 menandai titik balik bersejarah karena FIFA meningkatkan jumlah tim peserta menjadi 48. Sebagai negara tuan rumah, Qatar diunggulkan di Grup 1. Asia memiliki total 9 perwakilan, termasuk 8 tim yang lolos dari final Kejuaraan Asia U17 bersama Qatar. Sementara itu, Eropa menyumbangkan 11 tempat, Afrika memiliki 10 tim, CONCACAF memiliki 8 tiket, Amerika Selatan memiliki 7 perwakilan, dan Oseania memiliki 3 tim.
Meskipun dianggap sebagai tim underdog karena berada di grup unggulan terbawah, partisipasi dalam Piala Dunia U17 tetap dipandang sebagai tonggak sejarah yang tak terlupakan bagi sepak bola usia muda Vietnam. Ini bukan hanya kesempatan untuk berkompetisi melawan negara-negara sepak bola papan atas, tetapi juga kesempatan bagi talenta muda untuk mendapatkan pengalaman untuk masa depan.
Sumber: https://znews.vn/u17-viet-nam-cung-bang-bi-tai-world-cup-2026-post1653152.html










Komentar (0)