Pada tahun 2022, 423 anak tewas dalam serangan oleh kelompok-kelompok yang terkait dengan jaringan teroris. (Sumber: UNICEF) |
Berbicara kepada wartawan, Direktur UNICEF untuk Afrika Barat dan Tengah, Gilles Fagninou, mengatakan bahwa hanya dalam 3 bulan terakhir tahun 2023, pelanggaran serius terhadap anak-anak di 3 negara di kawasan Sahel Tengah ini meningkat lebih dari 70% dibandingkan dengan 3 bulan sebelumnya.
Sebagian besar kasus melibatkan perekrutan dan eksploitasi anak-anak untuk bergabung dengan kelompok bersenjata, yang mengakibatkan pembunuhan dan mutilasi. Bapak Fagninou menyerukan diakhirinya eskalasi kekerasan agar anak-anak di sini dapat menikmati hak-hak dasar mereka.
Wilayah Sahel Tengah menghadapi banyak tantangan, termasuk ketidakstabilan politik , kekerasan dan konflik, kekurangan makanan dan air, serta masalah terkait perubahan iklim dan lingkungan.
Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang anak-anak dan konflik bersenjata yang diterbitkan pada bulan Juni 2023, pada tahun 2022, 423 anak tewas dalam serangan oleh kelompok yang terkait dengan jaringan teroris Al-Qaeda, organisasi yang memproklamirkan diri sebagai Negara Islam (IS)..., terutama di wilayah Sahel.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/unicef-peringatkan-peningkatan-keamanan-dengan-anak-anak-di-3-negara-wilayah-sahel-tengah-273148.html
Komentar (0)