Pada dini hari tanggal 12 Februari, dalam pertandingan putaran ke-26 Liga Primer, Van Dijk mencetak satu-satunya gol untuk mengamankan kemenangan 1-0 bagi Liverpool melawan tuan rumah Sunderland. Hasil ini membantu "The Kop" mendekati empat besar, kini hanya terpaut 3 poin dari Manchester United.
Momen brilian Van Dijk terjadi pada menit ke-61 di Stadion of Light milik Sunderland. Dari tendangan sudut di sayap kanan yang diambil oleh Mohamed Salah, Van Dijk melompat tinggi untuk menyundul bola ke arah gawang. Di tiang jauh, bola memantul dari kepala Habib Diarra, mengubah arah dan membuat kiper Sunderland itu tidak punya kesempatan untuk bereaksi.
Gol Van Dijk melawan Sunderland membantunya mencapai tonggak sejarah yang tak terlupakan. Menurut Opta , ini adalah gol ke-23 bek asal Belanda itu di Liga Premier untuk Liverpool, melampaui legenda Sami Hyypiä (22 gol) untuk menjadi bek dengan skor tertinggi bagi klub Merseyside di era Liga Premier.
|
Van Dijk tampil mengesankan sepanjang pertandingan. Foto: Reuters . |
Selain itu, Van Dijk juga menampilkan performa defensif yang luar biasa melawan Sunderland. Opta juga menunjukkan bahwa pemain internasional Belanda ini adalah pemain pertama yang memiliki setidaknya 11 penyelamatan sundulan dan memenangkan 8 duel udara dalam pertandingan Liga Premier yang sama dalam 5 tahun terakhir. Angka-angka ini menunjukkan kemampuan superior kapten Liverpool dalam duel udara.
Pada tanggal 29 Januari, Van Dijk juga memberikan kesan yang kuat di Liga Champions dengan menyumbangkan hat-trick assist dalam kemenangan 6-0 melawan Qarabag. Prestasi ini menunjukkan pengaruh komprehensif pemain internasional Belanda tersebut baik dalam pertahanan maupun serangan.
Di tengah persaingan ketat untuk kualifikasi Liga Champions, performa konsisten dan ketenangan Van Dijk merupakan aset utama bagi tim asuhan pelatih Arne Slot dalam upaya mereka untuk finis di grup teratas musim ini.
Sumber: https://znews.vn/van-dijk-lam-nen-lich-su-post1627302.html








Komentar (0)