Kue mangga Cam Lam yang lembut dan harum
Dari bulan Maret hingga Agustus setiap tahun, rumah tangga di komune Cam Lam sibuk membuat kue mangga. Bahan utamanya adalah mangga Canh Nong (mangga Barat) - jenis mangga dengan rasa manis dan harum serta tekstur kenyal yang khas. Untuk membuat kue mangga yang lezat, para pembuat kue harus melalui beberapa langkah: memilih mangga segar, matang merata, dan berwarna keemasan; mencuci, mengupas, dan membuang bijinya; menghaluskan dan memasak daging mangga; dan akhirnya, menuangkannya ke dalam cetakan dan mengeringkannya di bawah sinar matahari.
![]() |
| Buah mangga dipilih dengan cermat sebelum diproses. |
Setelah berkecimpung dalam pembuatan kue mangga selama hampir 30 tahun, Ibu Le Thi Thu Thuy (desa Bac Vinh) mengatakan bahwa untuk membuat kue yang lezat, juru masak harus berpengalaman dalam mengendalikan panas dan waktu dengan tepat. "Bisnis keluarga saya menggunakan kompor gas, jadi biasanya membutuhkan waktu sekitar 40 hingga 45 menit untuk memasak satu loyang kue mangga. Selama proses memasak, saya sering menambahkan sedikit tepung tapioka agar kue menjadi kenyal dan cepat kering; dan sedikit garam agar lebih beraroma dan lezat," ujar Ibu Thuy.
![]() |
| Mangga-mangga tersebut sudah dikupas. |
Sementara itu, untuk menciptakan cita rasa unik pada kue mangga buatannya, Ibu Pham Thi Binh (desa Bai Gieng) tidak menambahkan tepung, melainkan menambahkan sedikit jahe parut halus. Menurut Ibu Binh, langkah terpenting dalam membuat kue mangga adalah proses memasak dan mengontrol panas; jika tidak cukup matang, kue akan mudah basi. Kue mangga yang lezat harus mempertahankan rasa manis alami dari mangga yang matang.
![]() |
| Proses menghilangkan biji mangga. |
Setelah dimasak, campuran mangga dituangkan ke dalam cetakan lalu dijemur selama kurang lebih 3 hari untuk memastikan kue kering, kenyal, memiliki warna alami, dan mempertahankan rasa khasnya. Proses pengeringan juga sangat penting karena jika kue tidak cukup kering, warnanya akan mudah berubah, menjadi berair, dan cepat rusak selama penyimpanan. Menurut penduduk setempat, rata-rata 10 kg mangga akan menghasilkan 1 kg kue mangga; untuk mangga yang besar dan berdaging, sekitar 6 hingga 7 kg mangga akan menghasilkan 1 kg kue mangga jadi.
![]() |
| Ibu Pham Thi Binh membuat kue mangga dari kebun rumahnya. |
Menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan.
Produksi kue mangga sebagian besar dilakukan oleh rumah tangga lokal, mulai dari pengadaan bahan hingga pengolahan dan pengemasan. Banyak keluarga menggunakan mangga dari kebun mereka sendiri, sementara beberapa bisnis membeli mangga dari penduduk setempat untuk diolah. Oleh karena itu, industri pembuatan kue mangga tidak hanya memberikan penghasilan tambahan bagi produsen tetapi juga berkontribusi pada konsumsi mangga bagi masyarakat setempat. Menurut Ibu Le Thi Thu Thuy, pada tahun-tahun sebelumnya, bisnisnya membeli mangga dengan harga sekitar 4.000 hingga 5.000 VND/kg untuk pembuatan kue. Namun, tahun ini harganya turun menjadi hanya sekitar 2.000 hingga 3.000 VND/kg. Setelah panen, orang-orang membawa mangga mereka langsung ke bisnis tersebut. Berkat fasilitas penyimpanan dingin, Ibu Thuy membeli mangga dalam jumlah besar dan mengolahnya secara bertahap, memastikan pasokan yang konsisten sepanjang musim. Saat ini, bengkel keluarganya menyediakan pekerjaan tetap untuk 10 pekerja, dengan penghasilan berkisar antara 6 hingga 7 juta VND per bulan.
![]() |
| Orang yang mengemas produk. |
Selain berkontribusi pada konsumsi produk pertanian, profesi pembuatan kue mangga juga menciptakan lapangan kerja bagi banyak pekerja pedesaan. Setelah berkecimpung dalam profesi ini selama 3 tahun, Ibu Tran Thi Ngoc Anh (desa Bac Vinh) mengatakan bahwa ia memperoleh sekitar 9 juta VND per bulan dari pekerjaan ini. “Saya berharap kue mangga akan semakin dikenal luas sehingga profesi pembuatan kue mangga dapat berkembang, dan dengan demikian membantu para pekerja memiliki penghasilan yang stabil,” ujar Ibu Anh.
![]() |
| Kue mangga dikeringkan di bawah sinar matahari selama kurang lebih 3 hari. |
Ibu Pham Thi Cam Giang, Wakil Ketua Serikat Wanita Komune Cam Lam, mengatakan bahwa profesi pembuatan kue mangga tidak hanya melestarikan cita rasa khas lokal tetapi juga menciptakan lapangan kerja, membantu banyak wanita mendapatkan penghasilan tambahan; pada saat yang sama, hal ini berkontribusi mengurangi masalah produk pertanian yang tidak terjual selama musim panen. Dalam perannya sebagai mitra, serikat tersebut secara aktif mendukung dan mempromosikan produk kue mangga dari anggotanya dan para wanita di komune melalui pasar pertanian dan platform e-commerce. Hasilnya, produk para wanita tersebut menjangkau lebih banyak pelanggan, memperluas pasar mereka dan meningkatkan pendapatan keluarga mereka.
CHAU TUONG
Sumber: https://baokhanhhoa.vn/doi-song/202605/vi-ngot-banh-xoai-00c4041/














Komentar (0)