Modric adalah ikon Real Madrid. |
Dan semua tanda menunjukkan AC Milan sebagai tujuan selanjutnya. Meskipun kontrak masih dalam tahap negosiasi, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan dasar. Modric akan menandatangani kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan, tergantung pada performa dan keputusan kedua belah pihak.
Namun di balik keputusan ini terdapat lebih dari sekadar pertimbangan profesional. Ini adalah pilihan simbolis, emosional, dan strategis—kombinasi dari seorang bintang yang mendekati usia 40 tahun yang belum menyerah pada ambisinya untuk mencapai puncak.
Zvonimir Boban bukan hanya salah satu gelandang terhebat dalam sejarah Milan, tetapi juga idola masa kecil Modric. Kini, persahabatan yang erat terjalin di antara keduanya. Mengenakan seragam tim yang membuat Boban terkenal bukan hanya mimpi masa kecil, tetapi juga cara bagi Modric untuk mengakhiri kariernya dengan cara yang bermakna. Milan lebih dari sekadar klub besar – baginya, itu adalah sebuah simbol.
Meskipun sudah melewati masa jayanya, Modric masih mempertahankan keinginannya untuk bermain di level tertinggi, terutama dengan tujuan untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026 – Piala Dunia terakhirnya bersama tim nasional Kroasia. Di antara banyak tawaran dari klub-klub Eropa, termasuk tim-tim kaya tetapi kurang kompetitif, Milan adalah tujuan yang ideal. Di San Siro, ia tidak hanya memiliki kesempatan untuk bermain secara reguler tetapi juga memiliki suara di ruang ganti – sesuatu yang lebih ia hargai daripada tawaran lainnya.
Setelah musim 2024/25 berakhir, Modric juga akan meninggalkan Real Madrid. |
Faktor kunci yang memengaruhi keputusan Modric untuk bergabung dengan Milan adalah absennya mereka dari kompetisi Eropa musim depan. Bagi sebagian pemain, ini disayangkan, tetapi bagi Modric, ini melegakan. Dia tidak ingin menghadapi Real Madrid – tim tempat dia menghabiskan seluruh puncak kariernya dan masih memiliki ikatan emosional yang mendalam. Prospek menghadapi Real Madrid lagi dengan seragam mereka adalah sesuatu yang tidak dapat dia terima secara emosional.
Sebelum resmi bergabung dengan Milan, Modric akan berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub bersama Real Madrid – di mana ia bercita-cita untuk memenangkan satu gelar besar terakhir bersama tim berkaos putih tersebut. Setelah itu, ia akan mengenakan jersey "Rossoneri" untuk bagian terakhir kariernya di Eropa. Babak baru menanti Modric di klub bersejarah dan ikonik, dan terutama di klub tempat ia dapat memutuskan bagaimana ia mengucapkan selamat tinggal pada sepak bola level tertinggi.
Sumber: https://znews.vn/vi-sao-modric-chon-ac-milan-post1558383.html







Komentar (0)