Federasi Tenis Vietnam (VTF) mengadakan upacara peluncuran ToTEN (singkatan dari “To Tennis”) di Kota Ho Chi Minh, dengan partisipasi para pemimpin VTF, pakar, atlet, dan banyak tamu.

Ini adalah langkah baru bagi VTF dalam strateginya untuk memperluas ekosistem olahraga komunitas, dengan tujuan membangun olahraga modern yang sangat menghibur sekaligus tetap memastikan aktivitas fisik, keterampilan teknis, dan koneksi sosial.
Dalam pidatonya pada upacara peluncuran, Bapak Nguyen Quoc Ky - Presiden Federasi Tenis Vietnam - mengatakan: “ToTEN bukan hanya olahraga baru tetapi juga tren kebugaran modern di mana orang dapat terhubung, meningkatkan kesehatan mereka, dan menikmati semangat olahraga yang positif. VTF berharap ToTEN akan cepat menyebar luas di masyarakat, terutama di kalangan anak muda.”
ToTEN diteliti dan dikembangkan berdasarkan semangat tenis tradisional tetapi diadaptasi agar lebih sesuai dengan tren olahraga modern. Olahraga ini mempertahankan banyak karakteristik tenis tetapi memiliki aturan yang lebih sederhana, tempo yang lebih cepat, dan persyaratan fisik dan teknis yang jauh lebih rendah untuk pemula.
Sebagai bagian dari program tersebut, perwakilan profesional VTF memberikan gambaran umum tentang aturan permainan, struktur lapangan, dan perbedaan antara ToTEN dan tenis atau pickleball.
ToTEN dimainkan di lapangan kecil yang ukurannya mirip dengan lapangan pickleball, menggunakan raket tenis mini dan bola busa lembut khusus. Olahraga ini mempertahankan sistem penilaian tenis yang familiar dengan poin 0-15-30-40 untuk mempertahankan nuansa khas kompetisi tenis.
Salah satu perubahan penting terletak pada aturan servis. Pemain hanya diperbolehkan satu kali servis, bukan dua seperti pada tenis tradisional. Bola diservis setinggi punggung, bukan tinggi di atas kepala, untuk mengurangi keuntungan dari servis yang terlalu kuat dan membatasi risiko cedera bahu dan siku.
Jika bola menyentuh net tetapi masih berada di dalam kotak servis, reli berlanjut dan tidak perlu diservis ulang. Menurut VTF, ini membantu permainan berjalan lebih lancar, mengurangi waktu jeda, dan membuatnya lebih mudah diakses oleh pemain baru.




Menurut penyelenggara, ToTEN menyasar kriteria "Permainan Cerdas - Permainan dengan Kekuatan Penuh," yang menekankan fleksibilitas, kecepatan reaksi, dan koneksi komunitas daripada kekuatan semata.
Bola pertandingan ToTEN juga dirancang khusus dengan material busa premium, sehingga lebih lembut dan ringan daripada bola tenis tradisional. Pantulannya lebih rendah daripada bola tenis tetapi lebih tinggi daripada bola pickleball, memungkinkan pemain untuk mengontrol bola dengan lebih baik sambil tetap bermain kompetitif. Yang penting, jenis bola ini secara signifikan mengurangi kebisingan selama bermain, sejalan dengan tren perkembangan olahraga yang semakin meningkat di daerah perumahan dan perkotaan.
Perwakilan dari VTF menyatakan bahwa keunggulan terbesar ToTEN adalah aksesibilitasnya. Olahraga ini tidak membutuhkan tingkat kebugaran fisik yang tinggi seperti tenis tradisional, tetapi tetap mempertahankan unsur gerakan, kompetisi, dan rasa persaingan.
Federasi Tenis Vietnam mengumumkan bahwa setelah fase pengenalan dan sosialisasi peraturan, ToTEN akan segera mengadakan turnamen uji coba untuk membantu para pemain mendapatkan lebih banyak pengalaman praktis dan secara bertahap membangun olahraga ini di seluruh negeri.
Melalui peluncuran ToTEN, VTF berharap olahraga baru ini akan berkontribusi dalam mempromosikan latihan fisik, membangun gaya hidup aktif, dan menciptakan lebih banyak tempat bermain komunitas bagi masyarakat Vietnam di masa mendatang.
Sumber: https://tienphong.vn/viet-nam-khai-sinh-mon-the-thao-toten-post1842049.tpo







Komentar (0)