|
Wisata penjelajahan gua Son Doong cocok untuk wisatawan yang suka menantang batas kemampuan diri. Foto: Linh Huynh . |
Majalah Travel + Leisure baru saja menerbitkan daftar 25 destinasi internasional terbaik untuk pelancong solo. Daftar tersebut disusun berdasarkan kriteria seperti keamanan, aksesibilitas, keramahan penduduk setempat, dan pengalaman budaya serta alam yang unik.
Travel + Leisure berpendapat bahwa perjalanan solo menawarkan keuntungan yang sulit ditandingi oleh perjalanan kelompok: kebebasan untuk melakukan apa yang Anda sukai, kesempatan untuk mendengarkan diri sendiri, koneksi yang lebih luas, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya yang berbeda.
Dalam daftar ini, Vietnam menempati peringkat ke-5, diakui sebagai destinasi petualangan yang menawarkan beragam pengalaman berkat kombinasi lanskap yang menakjubkan, budaya lokal yang memikat, dan standar keamanan yang tinggi bagi para pelancong solo.
Di antara pengalaman unggulannya, Travel + Leisure menyoroti ekspedisi gua Son Doong – gua alami terbesar di dunia – sebagai simbol semangat petualangan di Vietnam. Perjalanan beberapa hari melalui hutan lebat, stalaktit raksasa, dan lubang runtuhan yang spektakuler ini memungkinkan para pelancong solo untuk menantang batas kemampuan mereka di tengah alam yang masih murni.
|
Vietnam dianggap sebagai destinasi petualangan dengan beragam pengalaman dan tingkat keamanan yang tinggi, sehingga cocok untuk pelancong solo. Foto: Linh Huynh. |
Jika Anda ingin menjelajahi Vietnam melalui laut, Anda dapat memulai dari Teluk Ha Long dan menuju ke selatan ke Teluk Bai Tu Long – area yang tenang dan tidak terlalu ramai dengan perairan hijau zamrud dan pemandangan yang dianggap sebagai salah satu yang terindah di dunia. Suasana tenang ini sangat cocok untuk pelancong solo yang ingin menikmati perjalanan yang santai dan memuaskan.
Saat mengunjungi Hoi An pada malam bulan purnama, wisatawan akan menjumpai ratusan lampion terapung di Sungai Thu Bon, yang menerangi kota kuno tersebut dengan warna-warna berkilauan. Travel + Leisure menggambarkan momen ini sebagai momen yang "mengagumkan", menawarkan ketenangan sekaligus penuh emosi bagi mereka yang bepergian sendirian.
Bagi para pelancong solo, Kota Ho Chi Minh adalah destinasi yang dinamis namun mudah diakses. Di Pasar Ben Thanh – salah satu landmark tertua di kota ini – pengunjung dapat menikmati banh xeo (panekuk gurih Vietnam) yang renyah, semangkuk pho (sup mie Vietnam) yang mengepul, atau mempelajari sejarah di Museum Peninggalan Perang dan Terowongan Cu Chi.
|
Di Vietnam Tengah, Hoi An dianggap sebagai destinasi yang wajib dikunjungi, dengan budaya yang telah lama ada dan kuliner yang khas. Foto: Pham Toan. |
Di bagian utara, ibu kota Hanoi menghadirkan gambaran yang kontras dengan Kota Ho Chi Minh: kuno dan kaya akan kedalaman budaya. Dari bangunan bersejarah dan museum hingga Danau Hoan Kiem – tempat kehidupan melambat dengan jalan-jalan santai – ibu kota ini menawarkan rasa kedamaian bagi para pelancong solo yang mencari petualangan bermakna.
Menurut peringkat Travel + Leisure , Thailand berada di posisi teratas, diikuti oleh Albania, Kosta Rika, dan Jerman. Meskipun tidak berada di puncak, Vietnam masih dianggap sebagai destinasi langka dengan keseimbangan yang baik: harga yang wajar, pengalaman yang kaya, keamanan yang baik, dan sistem transportasi yang semakin nyaman.
"Vietnam menawarkan petualangan tanpa batas dan kuliner yang dapat membangkitkan semua indra," catat majalah tersebut.
Sumber: https://znews.vn/viet-nam-lot-top-diem-den-phieu-luu-hang-dau-post1606842.html

















Komentar (0)