![]() |
| Arus masuk modal yang kuat ke saham-saham perbankan membantu VN-Index naik dan mencatat volume perdagangan tertinggi dalam 5 minggu terakhir. |
Pasar saham Vietnam melanjutkan tren kenaikannya pada 23 Juni, didorong oleh arus masuk modal yang kuat ke saham-saham perbankan, yang membantu VN-Index naik lebih dari 11 poin dan mendekati angka 1.870 poin. Yang perlu diperhatikan, volume perdagangan di HoSE melonjak ke level tertinggi dalam lima minggu, mencerminkan peningkatan signifikan dalam sentimen investor setelah periode perdagangan yang hati-hati.
Pada penutupan perdagangan, VN-Index naik 11,13 poin, atau 0,6%, menjadi 1.869,04 poin. HNX-Index meningkat 5,32 poin menjadi 326,38 poin, sementara UPCoM-Index sedikit turun 0,33 poin menjadi 127,43 poin. Di HoSE, total nilai perdagangan mencapai hampir 31.000 miliar VND, lebih dari dua kali lipat sesi sebelumnya dan merupakan level tertinggi dalam lebih dari sebulan.
Kinerja pasar sepanjang hari cukup menarik, dengan VN-Index sempat melampaui 1.885 poin pada sesi siang. Namun, tekanan aksi ambil untung pada banyak saham berkapitalisasi menengah dan kecil secara signifikan mempersempit kenaikan indeks sebelum penutupan.
Fokus pasar terus tertuju pada sektor perbankan. Statistik menunjukkan bahwa likuiditas di grup ini di HoSE mencapai lebih dari 6.720 miliar VND, meningkat 2,3 kali lipat dibandingkan sesi sebelumnya dan merupakan level tertinggi dalam 24 sesi perdagangan terakhir. Saham-saham perbankan dalam keranjang VN30 saja menyumbang lebih dari setengah dari total nilai perdagangan seluruh keranjang.
Yang paling menonjol, LPB melonjak ke harga tertingginya sebesar 52.600 VND per saham. Saham ini mencatat peningkatan volume perdagangan yang dramatis, melebihi 171 juta saham, dengan sebagian besar berasal dari transaksi blok. Perkiraan nilai saham yang berpindah tangan selama sesi tersebut mencapai lebih dari 7.900 miliar VND.
Momentum kenaikan yang kuat dari LPB muncul setelah LPBank mengumumkan daftar pemegang saham yang memiliki 1% atau lebih dari modal dasarnya. Sesuai dengan daftar tersebut, selain pemegang saham terbesar, Vietnam Post Corporation (VNPost), Bapak Pham Nhat Vuong muncul untuk pertama kalinya dalam daftar tersebut dengan kepemilikan saham hampir 4,9% dari modal dasar bank.
Dampak positif dari LPB dengan cepat menyebar ke sektor perbankan. TCB naik 3,7% dan pada satu titik mencapai harga tertingginya selama sesi perdagangan. VPB meningkat 2,1%, HDB 1,6%,ACB 1,6%, SSB 1,3%, sementara BID, CTG, STB, dan VIB juga mempertahankan kenaikannya. Sektor perbankan menjadi penopang terpenting yang membantu pasar mempertahankan momentum kenaikannya di tengah tekanan dari koreksi di banyak sektor lainnya.
Selain bank, saham VIC terus memainkan peran utama dalam mendorong indeks. Pada penutupan perdagangan, VIC naik 4,2% menjadi VND 229.000 per saham, menandai kenaikan hari keempat berturut-turut dan memberikan kontribusi hampir 16 poin pada VN-Index. Jika dampak VIC dihilangkan, kenaikan indeks akan berkurang secara signifikan.
Namun, di balik warna hijau VN-Index tersembunyi gambaran yang kurang positif. Tren pasar sangat condong ke arah penurunan, dengan 407 saham jatuh dibandingkan dengan 269 saham yang naik. Di HoSE saja, jumlah saham yang turun mencapai 210, sementara hanya 99 yang naik.
Tekanan jual meningkat di berbagai sektor, termasuk real estat, minyak dan gas, sekuritas, dan ritel. Sejumlah saham real estat mengalami penurunan tajam, dengan NVL kehilangan 5%, DXG turun 4,2%, NLG turun 3,4%, KDH turun 2,4%, HDC turun 3,8%, dan LDG mencapai batas bawah. Di sektor minyak dan gas, GAS turun 3,4%, BSR turun hampir 5%, PLX turun 2,5%, dan PVD turun 3,7%.
Banyak sekuritas dan saham spekulatif juga menghadapi tekanan ambil untung yang kuat, seperti VIX, VND, VCI, HCM, dan CII. Statistik menunjukkan bahwa sebanyak 135 saham di HoSE ditutup turun lebih dari 1%, mencerminkan meningkatnya tekanan jual di kelompok saham non-perbankan dan beberapa saham berkapitalisasi besar.
Sorotan lain dari sesi perdagangan datang dari investor asing. Setelah beberapa sesi penjualan bersih, investor asing kembali melakukan pembelian bersih lebih dari 1.400 miliar VND. Arus modal asing terutama terkonsentrasi di VIC, dengan nilai pembelian bersih mencapai lebih dari 2.770 miliar VND. Selain itu, LPB, BID, ACB, dan VPB juga mencatatkan pembelian bersih yang signifikan.
Menurut para ahli, VN-Index yang melampaui SMA 50 hari merupakan sinyal positif untuk tren jangka pendek. Namun, kurangnya konsensus antara indeks dan breadth pasar menunjukkan bahwa momentum kenaikan saat ini masih sangat bergantung pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama bank dan VIC.
Dalam sesi mendatang, kisaran 1.870-1.880 poin dianggap sebagai level resistensi penting. Jika modal terus mengalir ke saham-saham unggulan dan menyebar ke sektor lain, VN-Index dapat mengincar level yang lebih tinggi. Sebaliknya, tekanan ambil untung pada saham-saham yang telah naik tajam tetap menjadi faktor yang perlu dipantau secara cermat oleh investor dalam jangka pendek.
Sumber: https://thoibaonganhang.vn/vn-index-tang-phien-thu-hai-lien-tiep-nho-co-phieu-ngan-hang-183884.html











