1. Kegunaan kulit jeruk bali
- 1. Kegunaan kulit jeruk bali
- 2. Beberapa cara menggunakan kulit jeruk bali untuk kesehatan yang baik.
- 3. Beberapa hal yang perlu diingat saat menggunakan kulit jeruk bali.
Kulit jeruk bali yang kita bahas di sini adalah lapisan luar berwarna hijau dari buah jeruk bali. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, kulit ini dikenal dengan berbagai nama seperti Yu Pi dan Yu Zi Pi. Kulit jeruk bali memiliki rasa pedas dan manis, bersifat hangat, dan bermanfaat bagi limpa, paru-paru, dan ginjal.
Menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok, kulit jeruk bali memiliki efek mengatur qi di bagian tengah tubuh, meningkatkan pencernaan dan mengatasi stagnasi, melarutkan dahak dan meredakan batuk, serta menenangkan asma; sering digunakan dalam pengobatan stagnasi qi yang menyebabkan sesak dada, kembung, sakit perut, sakit perut karena kedinginan, gangguan pencernaan, stagnasi makanan, serta batuk, asma, dahak berlebihan, dan bahkan diare karena kekurangan yang limpa dan obstruksi dingin-lembab.
Kulit jeruk bali juga merupakan bagian dari pohon jeruk bali yang mengandung banyak minyak esensial. Menurut penelitian modern, kulit jeruk bali mengandung banyak flavonoid seperti rutin, hesperidin, dan naringenin, yang merupakan senyawa aktif dengan efek antioksidan kuat, membantu menetralkan radikal bebas, melindungi sel, mendukung anti-inflamasi, dan berkontribusi pada pencegahan beberapa penyakit kronis. Secara khusus, naringenin telah diketahui memiliki sifat anti-inflamasi, mengatur metabolisme lipid, dan menunjukkan potensi efek antikanker dalam studi eksperimental.
Selain itu, kulit jeruk bali mengandung kalsium, fosfor, dan beberapa mineral mikro, yang berkontribusi dalam memperkuat tulang, mencegah osteoporosis, dan juga memiliki efek tertentu dalam menstabilkan sistem saraf dan meningkatkan kualitas tidur, terutama bila digunakan dalam bentuk inhalasi uap, air mandi, atau teh herbal ringan.

Kulit jeruk bali digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, batuk berdahak berlebihan, dan lain sebagainya.
2. Beberapa cara menggunakan kulit jeruk bali untuk kesehatan yang baik.
2.1 Kulit jeruk bali untuk mandi dan mencuci rambut
Gunakan kulit jeruk bali segar atau kering untuk merebus air saat mandi atau mencuci rambut. Ini adalah cara umum menggunakan kulit jeruk bali, yang membantu membersihkan kulit kepala, mengurangi ketombe, mengurangi kerontokan rambut, merangsang pertumbuhan rambut, dan minyak esensial dari kulitnya juga membantu menenangkan dan meningkatkan kualitas tidur.
2.2 Mengukus kulit jeruk bali
Gunakan kulit jeruk bali segar, dicampur dengan serai dan daun jeruk nipis, lalu rebus dengan air. Gunakan campuran ini untuk mandi uap seluruh tubuh atau untuk menguapkan hidung dan tenggorokan. Mandi uap seluruh tubuh dengan kulit jeruk bali membantu meredakan pilek ringan, menenangkan pikiran, mengurangi sakit kepala, nyeri leher dan bahu, serta mengurangi sensitivitas terhadap angin dan dingin; mandi uap untuk hidung dan tenggorokan membantu membersihkan saluran hidung dan meredakan sakit kepala parah yang disebabkan oleh dingin dan lembap.
2.3. Kulit pomelo panggang, diseduh menjadi teh.
Cincang halus kulit jeruk bali, jemur di bawah sinar matahari, lalu sangrai hingga berwarna cokelat keemasan. Untuk setiap dosis, gunakan 6-10 g, rebus dengan 400 ml air hingga tersisa sekitar 200 ml, dan bagi menjadi dua dosis untuk diminum sepanjang hari.
Ramuan yang terbuat dari kulit pomelo panggang adalah obat sederhana yang membantu mengatur qi, melancarkan pencernaan, mengurangi kembung, mendukung pencernaan, menghilangkan stagnasi qi di dada dan perut, serta membantu mengurangi dahak dan mengobati batuk.
2.4 Teh madu dan kulit jeruk bali
Gunakan kulit jeruk bali segar atau kering, potong menjadi strip, kukus selama 10-15 menit, lalu seduh dalam air panas. Tunggu hingga hangat, lalu tambahkan madu dan minum.
Teh madu dan kulit jeruk bali membantu mengencerkan dahak, meredakan batuk, dan menenangkan tenggorokan, sehingga cocok untuk penderita batuk kering, batuk berdahak ringan, dan sakit tenggorokan.
2.6 Teh jahe dan kulit jeruk bali
Gunakan 5g kulit jeruk bali kering dan 2-3 iris jahe segar, rebus atau seduh dalam air mendidih selama 10-15 menit. Teh kulit jeruk bali dan jahe memiliki efek menghangatkan perut dan menghilangkan hawa dingin, membantu meredakan kembung akibat flu, mengurangi mual, dan meringankan gangguan pencernaan setelah makan makanan dingin atau terlalu banyak makanan berlemak.
3. Beberapa hal yang perlu diingat saat menggunakan kulit jeruk bali.
- Jangan gunakan dalam dosis tinggi atau terus menerus dalam jangka waktu lama; gunakan hanya untuk jangka pendek atau sesekali.
- Gunakan hanya kulit jeruk bali yang bersih dan bebas pestisida; rendam dan cuci bersih sebelum diproses.
- Sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong karena dapat dengan mudah menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi perut.
- Wanita hamil tidak boleh menggunakan kulit jeruk bali sebagai obat tanpa berkonsultasi dengan dokter, dan tidak boleh menggunakannya bersamaan dengan obat-obatan kardiovaskular, obat penurun kolesterol, atau obat penenang.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/vo-buoi-co-tac-dung-gi-169251221150823656.htm







Komentar (0)