![]() |
Dari seorang YouTuber paling terkenal di dunia , PewDiePie kini bergabung dalam perlombaan AI dengan proyek Odysseus-nya. Foto: PewDiePie. |
Felix Kjellberg (PewDiePie), kreator konten yang pernah memegang rekor pelanggan terbanyak di YouTube, baru saja meluncurkan platform AI bernama Odysseus dengan ambisi menghadirkan pengalaman mirip ChatGPT ke komputer pribadi pengguna.
Dalam video pengumuman tersebut, PewDiePie menggambarkan Odysseus sebagai "ruang kerja AI" yang menggabungkan banyak fitur populer dari ChatGPT, Claude, dan proyek sumber terbuka lainnya. Perbedaan terbesar terletak pada kenyataan bahwa platform ini beroperasi dengan model yang dihosting sendiri, artinya pengguna dapat menjalankan AI langsung di perangkat mereka alih-alih mengirim data ke server perusahaan teknologi.
"Tidak ada pengikut, tidak ada langganan, tidak ada transaksi mencurigakan. Ini milikmu dan akan selalu menjadi milikmu," tegas PewDiePie dalam video promosi tersebut.
Menurut YouTuber ini, proyek tersebut dikembangkan dari kebutuhan pribadi ketika ia ingin menggunakan AI lokal tetapi tidak dapat menemukan solusi dengan fitur yang memadai. Aspek-aspek yang disebutkan PewDiePie meliputi memori jangka panjang, penelitian mendalam, dan agen AI otomatis.
Inti dari Odysseus adalah agen berbasis OpenCode sumber terbuka. Alat ini dapat secara mandiri melakukan banyak tugas pada komputer, seperti mengunduh file, mengedit dokumen, menjelajahi web, atau menjalankan program.
PewDiePie menyatakan bahwa Odysseus telah berhasil menjalankan perintah yang kompleks. Prosesnya melibatkan pencarian file video di komputer lain, mengkonversi formatnya, menggunakan Whisper (model pengenalan suara yang dikembangkan oleh OpenAI) untuk mentranskripsikan ucapan tersebut, dan mengirimkan kembali rekaman lengkap tanpa intervensi manual.
Selain kemampuan otomatisasinya, Odysseus juga mengintegrasikan fitur Riset Mendalam untuk mensintesis informasi dari berbagai sumber, editor dokumen, aplikasi pencatat, kalender dan manajemen tugas, pengeditan foto, karakter virtual untuk obrolan individu atau grup, dan banyak lagi.
Odysseus bukanlah model AI yang sepenuhnya baru. Alih-alih mengembangkan seluruh teknologi dari awal, PewDiePie memilih untuk mengintegrasikan beberapa proyek AI sumber terbuka yang sudah ada, mulai dari mesin pencari dan asisten AI hingga editor dokumen, lalu menggabungkannya menjadi Odysseus.
Menurut YouTuber tersebut, motivasi terbesar di balik Odysseus adalah kekhawatiran tentang pengguna yang semakin banyak membagikan data pribadi mereka dengan platform AI komersial. "Semakin banyak akses yang diberikan kepada AI, semakin bermanfaat jadinya. Tetapi sebagai imbalannya, pengguna juga memberikan sebagian besar data pribadi mereka kepada perusahaan teknologi," ujarnya.
Oleh karena itu, Odysseus dirancang sedemikian rupa sehingga semua data dan memori AI berada di perangkat pengguna. Namun, platform ini tetap mendukung koneksi ke model online seperti ChatGPT atau Claude melalui API jika pengguna membutuhkannya.
Sumber: https://znews.vn/vua-youtube-che-tao-ai-post1656361.html









Komentar (0)