Menurut koresponden Kantor Berita Vietnam di Ottawa, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akan meningkatkan penerapan kecerdasan buatan (AI), sensor, dan sistem data pada Piala Dunia 2026 untuk mendukung wasit, tim, dan penonton. Turnamen yang menampilkan 48 tim dan 104 pertandingan ini akan secara komprehensif meningkatkan teknologi deteksi garis gawang dan deteksi offside semi-otomatis yang ada.
Dari segi infrastruktur, setiap stadion dilengkapi dengan 16 kamera (peningkatan 4 kamera dibandingkan tahun 2022) untuk memantau 29 titik data pada tubuh pemain dengan frekuensi 50 kali per detik. Bola pertandingan Trionda juga dilengkapi dengan sensor yang mengirimkan data 500 kali per detik. Semua 1.248 pemain akan dipindai 3D sebelum turnamen untuk membantu menentukan offside dan membuat grafik televisi.
Yang penting, sistem baru ini akan mengirimkan peringatan audio secara real-time kepada wasit dalam situasi offside yang jelas, memungkinkan mereka untuk segera mengangkat bendera alih-alih menunggu permainan selesai, sehingga mempersingkat waktu pemrosesan yang sebelumnya memakan waktu rata-rata 35 detik.
Untuk tim-tim yang bertanding, FIFA, bekerja sama dengan Lenovo, menyediakan sistem "Football AI Pro", yang menganalisis taktik dan mensimulasikan situasi pertandingan secara setara untuk semua tim. Selain itu, turnamen ini akan menguji versi kamera tubuh wasit dengan teknologi anti-guncangan untuk memberikan pandangan yang lebih dekat bagi penonton. FIFA menekankan bahwa teknologi hanya berperan sebagai pendukung; wasit di lapangan tetap memegang kendali keputusan akhir.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/world-cup-2026-ai-va-loat-cong-nghe-dot-pha-thay-doi-cuoc-choi-post1114493.vnp








Komentar (0)