Segera setelah peluit pembukaan dibunyikan, Belgia dengan cepat menyerang untuk mencari gol cepat. Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans terus-menerus menciptakan kombinasi berbahaya di lini tengah. Pada menit ke-7, Tielemans memberikan umpan terobosan yang apik kepada De Bruyne untuk berlari dan menembak, tetapi bola melayang sedikit di luar tiang gawang.
Emam Ashour melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, mengalahkan Thibaut Courtois untuk membuka skor.
Saat Belgia sibuk menyerang, Mesir secara tak terduga membuat perbedaan dengan serangan balik yang tajam. Pada menit ke-19, Mohamed Salah dengan cepat menilai situasi sebelum mengoper bola dengan sempurna kepada Emam Ashour. Gelandang Afrika itu mengontrol bola dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, mengalahkan Thibaut Courtois dan membuka skor.
Gol tersebut meningkatkan moral Mesir, dan mereka mundur ke belakang untuk mempertahankan keunggulan mereka. Dengan pertahanan yang terorganisir rapi, tim asuhan pelatih Hossam Hassan mempersulit Lukaku dan rekan-rekannya untuk mendekati gawang kiper Oufa Shobeir.
Setelah jeda, pelatih Rudi Garcia melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan tekanan. Pada menit ke-53, De Bruyne mengecewakan para penggemar ketika tendangan bebasnya yang terampil membentur tiang gawang.
Namun, upaya tak kenal lelah Belgia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66. Dari umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti, Romelu Lukaku memberi tekanan pada bek Mohamed Hany, menyebabkan dia secara ceroboh menendang bola ke gawangnya sendiri, sehingga skor kembali imbang.
Tekanan dari Lukaku menyebabkan bek Mohamed Hany secara canggung mencetak gol bunuh diri, sehingga skor kembali imbang.
Sisa pertandingan berlangsung dengan tempo sangat tinggi, dengan kedua tim memiliki peluang untuk menang. Pada menit ke-83, Brandon Mechele melompat tinggi untuk menyundul bola dengan berbahaya, tetapi Oufa Shobeir melakukan penyelamatan yang luar biasa.
Di sisi lapangan yang berlawanan, Mesir berulang kali menggempur pertahanan Belgia dengan serangan balik cepat mereka, berkat mobilitas Salah dan Marmoush.
Pada akhirnya, kedua tim bermain imbang 1-1 setelah 90 menit yang menegangkan. Hasil ini berarti Belgia kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dalam persaingan di Grup G, sementara Mesir dapat merasa puas dengan penampilan berani mereka melawan salah satu kandidat teratas di grup tersebut.
Susunan pemain inti:
Belgia: Courtois; Meunier, Ngoy, Mechele, Ngoy, Castagne; Onana, Tieleman; Doku, De Bruyne, Trossard, De Ketelaere.
Mesir: Shobeir; Hany, Fathy, Ibrahim, Fattouh; Lasheen, Attia; Salah, Ashour, Ziko; Marmoush.
Skor akhir: Belgia 1-1 Mesir.
Sumber: https://baoxaydung.vn/world-cup-2026-bi-thoat-thua-truoc-ai-cap-1922606160435558.htm