Menurut Fichajes , penampilan Endrick dalam sesi latihan di Valdebebas tidak cukup untuk meyakinkan Xabi Alonso. Sebaliknya, pelatih asal Spanyol itu mempercayakan Gonzalo Garcia, talenta lokal yang sedang naik daun, untuk posisi di lini serang.
Keputusan ini menempatkan Endrick dalam posisi yang sulit, terutama mengingat ia sangat membutuhkan waktu bermain untuk mempertahankan posisinya di tim nasional Brasil menjelang Piala Dunia 2026.
![]() |
Endrick gagal memenuhi persyaratan taktis dari pelatih Alonso. |
Di Madrid, manajemen klub belum menutup kemungkinan untuk membiarkannya pergi demi mencari peluang pengembangan yang lebih sesuai. Saat ini, Real Madrid terbuka untuk opsi peminjaman, dengan syarat tujuannya adalah tim yang berkompetisi di kompetisi Eropa, atau bahkan penjualan permanen jika mereka menerima tawaran sebesar 40 hingga 50 juta euro.
Ini adalah perkembangan yang tak terduga tetapi tidak sepenuhnya tidak dapat dipahami. Lini serang Real Madrid sudah terlalu padat dengan Vinicius, Rodrygo, Kylian Mbappé, dan Jude Bellingham, sehingga persaingan untuk memperebutkan tempat menjadi sangat ketat. Dalam situasi tersebut, Xabi Alonso terpaksa memprioritaskan pemain yang lebih siap secara taktik dan fisik.
Sementara itu, Endrick mulai serius mempertimbangkan peminjaman jika situasinya tidak membaik selama pramusim. Beberapa klub di Bundesliga, Serie A, dan Ligue 1 dilaporkan memantau situasi ini dengan cermat untuk memanfaatkan kesempatan merekrut pemain muda berbakat asal Brasil tersebut.
Dari nama yang diharapkan bersinar di Bernabeu, masa depan Endrick kini terlihat lebih suram dari sebelumnya. Tanpa terobosan dalam waktu dekat, pemain yang pernah dipuji sebagai "Neymar baru" ini akan mengikuti jejak rekan senegaranya seperti Lucas Silva dan Reiner.
Sumber: https://znews.vn/xabi-alonso-gach-ten-endrick-post1563214.html







Komentar (0)