
Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan penyediaan informasi yang akurat, ilmiah , dan objektif tentang energi atom, khususnya tenaga nuklir, sehingga mendorong konsensus sosial di bidang teknologi khusus ini.
Menurut Kementerian Sains dan Teknologi , kegiatan komunikasi akan dilaksanakan di setiap fase pengembangan proyek tenaga nuklir dan reaktor penelitian, bukan hanya menyebarkan pengetahuan dasar. Tujuannya adalah menggunakan pengetahuan ilmiah sebagai landasan untuk membangun kepercayaan publik terhadap teknologi nuklir.
Salah satu aspek penting dari rencana ini adalah penerapan teknologi dari Revolusi Industri Keempat secara intensif. Kementerian Sains dan Teknologi bertujuan untuk mengoperasikan gudang data sumber pada tahun 2028 dengan sekitar 100-150 berkas data digital yang diperbarui setiap tahunnya, sekaligus mengintegrasikan platform big data dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi komunikasi.
Bersamaan dengan saluran tradisional, Kementerian Sains dan Teknologi akan mengembangkan sistem komunikasi digital di media sosial dengan tujuan mencapai setidaknya 100.000 pengikut pada tahun 2027. Secara bersamaan, kementerian akan secara berkala mengidentifikasi, memperingatkan, dan mengatasi berita palsu dan disinformasi terkait energi atom dan tenaga nuklir.
Terkait sumber daya manusia, rencana ini bertujuan untuk membangun jaringan yang terdiri dari sekitar 100-150 pakar, petugas penghubung, dan jurnalis yang berdedikasi pada tahun 2035 untuk mendukung pekerjaan informasi dan komunikasi.
Selain itu, Kementerian Sains dan Teknologi akan membangun dan berbagi data sumber dengan kementerian, sektor, dan daerah; serta berinvestasi pada titik-titik interaksi langsung dengan publik seperti Pusat Hubungan Masyarakat di Dong Nai dan meningkatkan ruang pameran energi atom di Institut Penelitian Nuklir Da Lat.
Aspek penting lain yang ditekankan adalah mekanisme untuk memantau dan mengevaluasi efektivitas komunikasi. Kementerian Sains dan Teknologi berencana untuk melakukan survei statistik berkala untuk mengukur kesadaran dan dukungan publik terhadap tenaga nuklir. Tujuannya adalah agar pada tahun 2035, setidaknya 80% pemimpin dan pejabat terkait memiliki akses penuh terhadap informasi di bidang ini.
Menurut Kementerian Sains dan Teknologi, pelaksanaan proyek ini bukan hanya sekadar kegiatan komunikasi sederhana, tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan penerapan energi atom untuk tujuan damai, serta mendukung pembangunan berkelanjutan Vietnam di masa mendatang.
Sumber: https://hanoimoi.vn/xay-dung-niem-tin-cua-nguoi-dan-doi-voi-cong-nghe-hat-nhan-935744.html










Komentar (0)