Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Anggap AI sebagai "mitra"

Pada tanggal 21 Maret, Dewan Pengelola Taman Teknologi Tinggi dan Kawasan Industri Da Nang menyelenggarakan sesi berbagi tentang penerapan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pekerjaan, dengan partisipasi lebih dari 100 pejabat dan staf dewan, serta tamu undangan dan pelaku bisnis.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng21/03/2025

Kecerdasan buatan mendorong transformasi pesat dalam cara orang bekerja. Banyak organisasi dan bisnis telah merangkul tren ini dengan mengintegrasikan AI ke dalam operasional mereka dan melatih staf mereka untuk menggunakan AI guna mengoptimalkan produktivitas.

Bapak Dang Huynh Cong Thien, seorang karyawan di Pusat Desain Mikrochip dan Pelatihan Kecerdasan Buatan, berbagi bahwa AI sangat berguna dalam pekerjaan administratifnya, seperti menggunakan Copilot untuk membantu pengurusan dokumen dan mengotomatiskan tugas. "Setelah sesi pelatihan ini, saya dapat menggunakannya untuk meringkas dokumen atau menggunakan alat AI untuk membuat presentasi PowerPoint," kata Bapak Thien.

IMG_5730.JPG
Sesi berbagi tersebut menghadirkan partisipasi dari pembicara terkemuka Dr. Trinh Cong Duy, dosen di Universitas Teknologi (Universitas Da Nang ). Foto: Xuan Quynh

Presentasi tersebut mencakup topik-topik termasuk strategi untuk menerapkan AI dalam administrasi publik, studi kasus dari praktik terbaik internasional, dan solusi untuk mengoptimalkan sumber daya internal. Para pembicara berbagi dan membimbing peserta tentang cara mendekati dan menguasai aplikasi AI praktis seperti pembuatan dokumen, pemrosesan gambar, manajemen proyek, analisis data, dan prosedur administratif menggunakan platform seperti Copilot, Microsoft Teams, dan rangkaian Office 365 yang terintegrasi dengan AI.

Menurut Dr. Trinh Cong Duy, seorang dosen di Universitas Teknologi (Universitas Da Nang), staf administrasi dapat memulai dengan tugas-tugas sederhana seperti menggunakan alat yang terintegrasi dengan AI untuk menyusun dokumen, menjadwalkan kegiatan harian, menulis proyek, dan lain sebagainya, tetapi jelas kita tidak dapat "menyerahkan semuanya" kepada AI; kita harus mengontrol hasilnya dan menggunakan alat-alat tersebut secara bertanggung jawab.

"Kami akan mulai dengan menggunakan beberapa perangkat lunak komputer yang mudah didapat, kemudian secara bertahap meningkatkan tuntutan dengan menerapkan teknologi. Hanya dalam satu hingga dua minggu, para peserta pelatihan akan mampu menerapkan apa yang mereka pelajari dalam pekerjaan mereka," ujar Dr. Trinh Cong Duy.

DSCF1498.JPG
Bapak Vu Quang Hung, Kepala Dewan Manajemen Taman Teknologi Tinggi dan Kawasan Industri Da Nang, memberikan informasi tersebut. Foto: Xuan Quynh

Pada acara tersebut, Bapak Vu Quang Hung, Kepala Dewan Manajemen Kawasan Industri dan Taman Teknologi Tinggi Da Nang, menegaskan bahwa AI bukan lagi sekadar tren, melainkan alat penting untuk mengatasi tantangan saat ini. Dewan Manajemen bertujuan untuk menerapkan AI pada 50% proses kerjanya, mengikuti peta jalan negara-negara pelopor dalam transformasi digital.

Bapak Vu Quang Hung mendesak para pejabat untuk memandang AI sebagai "mitra," dan secara proaktif belajar untuk membangun fondasi teknologi yang kokoh bagi Da Nang. Lebih dari sekadar memberikan pengetahuan, acara ini bertujuan untuk menginspirasi pemikiran dan metode kerja yang inovatif.


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Keluarga merayakan Tahun Baru Imlek

Keluarga merayakan Tahun Baru Imlek

Kehidupan sehari-hari dalam sebuah keluarga kecil dari kelompok etnis Dao Bertanduk di Mo Si San.

Kehidupan sehari-hari dalam sebuah keluarga kecil dari kelompok etnis Dao Bertanduk di Mo Si San.

Bangga dengan Vietnam

Bangga dengan Vietnam