Secara spesifik, harga minyak mentah Brent naik 1,2%, menjadi $78,44 per barel. Harga minyak mentah WTI AS meningkat 0,9%, menjadi $72,02 per barel.
Sejumlah serangan telah terjadi di Jalur Gaza, dan ketegangan di Laut Merah tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Pasukan angkatan laut AS dan Inggris telah menembak jatuh 21 drone dan rudal yang ditembakkan oleh pasukan Houthi di Yaman ke arah Laut Merah bagian selatan.
Selain itu, di Timur Tengah, Iran menyita sebuah kapal tanker minyak mentah Irak yang sedang dalam perjalanan ke Turki sebagai balasan atas penyitaan kapal yang sama dan minyak Iran oleh AS tahun lalu.
Menurut Reuters, AS dan Inggris telah mengindikasikan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah baru jika serangan Houthi terus berlanjut. Dewan Keamanan PBB juga telah mengadopsi resolusi yang menuntut diakhirinya serangan Houthi.
Selain itu, kenaikan harga minyak juga disebabkan oleh melemahnya dolar AS. Dolar yang lebih lemah membuat minyak lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.
Namun, pasar perumahan AS secara bertahap pulih, yang berpotensi menyebabkan harga rumah di AS naik kembali dan memberi tekanan pada inflasi.
Inflasi yang meningkat dapat menunda dimulainya pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). Mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lama akan memberi tekanan pada perekonomian dan membatasi permintaan minyak, yang berdampak negatif pada harga minyak.
Di dalam negeri, kemarin sore, harga bahan bakar eceran disesuaikan dalam sesi manajemen harga komite antar-menteri Keuangan dan Industri dan Perdagangan. Harga minyak tanah mengalami kenaikan terbesar, sebesar 374 VND/liter; harga bensin RON 95-III mengalami kenaikan terkecil, sebesar 19 VND/liter.
Selama periode penyesuaian harga ini, komite antar-kementerian mengalokasikan 300 VND/kg ke dana stabilisasi harga untuk bahan bakar minyak, tetapi tidak mengalokasikan dana untuk bensin, solar, dan minyak tanah, dan tidak menggunakan dana stabilisasi harga untuk komoditas-komoditas tersebut.
Harga bahan bakar ritel domestik pada tanggal 12 Januari adalah sebagai berikut: bensin E5 RON 92 tidak melebihi 21.041 VND/liter; bensin RON 95-III tidak melebihi 21.935 VND/liter; bahan bakar diesel tidak melebihi 19.707 VND/liter; minyak tanah tidak melebihi 20.331 VND/liter; dan bahan bakar minyak tidak melebihi 15.815 VND/kg.
Sumber








Komentar (0)