Seorang pria berusia 59 tahun menyadari bahwa ia telah ditipu baik secara emosional maupun finansial setelah mentransfer lebih dari 270 juta VND kepada pacarnya sebagai mahar, hanya untuk kemudian pacarnya menghilang sebelum hari pernikahan.
Thanakrit dan Nong Fon bertemu pada akhir tahun 2023. Foto: Thaiger
Thanakrit (59 tahun), dari Bangkok, Thailand, bertemu dengan seorang wanita muda bernama Nong Fon (23 tahun) melalui aplikasi kencan pada Desember 2023.
Fon memperkenalkan dirinya sebagai mahasiswi keperawatan tingkat akhir. Mereka mengobrol di media sosial, dan pada Hari Valentine 2024, Fon menyatakan perasaannya kepada Thanakrit, seperti yang dilaporkan Thaiger pada 21 November.
Mereka bertemu langsung dan mulai berpacaran. Pasangan itu menikmati waktu bahagia bersama, bepergian ke banyak tempat. Selama waktu itu, Thanakrit menanggung semua biaya Fon dan membelikannya telepon baru.
Pada April 2024, Thanakrit bertemu keluarga Fon di provinsi Surin, Thailand. Setelah itu, hubungan mereka menjadi lebih serius. Mereka berencana untuk melangsungkan pernikahan pada tanggal 14 Juli.
Keluarga Fon menuntut mahar sebesar 500.000 baht (lebih dari 368 juta VND). Thanakrit setuju dan berjanji untuk mentransfer 372.000 baht (lebih dari 273 juta VND) di muka, dengan sisanya akan dibayarkan pada hari pernikahan.
Tanakrit merasa sedikit curiga ketika mengetahui bahwa rekening bank yang diminta Fon untuk ditransfer uang adalah rekening sekolah keperawatan tempat Fon bersekolah, bukan rekening pribadinya.
Meskipun demikian, ia mempercayai Fon dan mentransfer mahar sesuai permintaan. Mereka menyewa gaun pengantin dan membuat rencana untuk hari besar itu.
Namun, semuanya tiba-tiba berantakan ketika Thanakrit menyadari perubahan pada Fon. Ia sering berpakaian provokatif dan mengobrol dengan pria lain di media sosial. Mereka bertengkar, dan Thanakrit memutuskan untuk memberi tahu keluarga Fon, yang membuat Fon marah.
Akhirnya, Fon pergi, membatalkan pernikahan sepenuhnya. Thanakrit meminta Fon untuk mengembalikan uang mahar, tetapi Fon menolak. Baru saat itulah Thanakrit menyadari bahwa dia telah ditipu.
Pada kenyataannya, Fon hanya memanfaatkan cinta dan kepercayaan Thanakrit untuk mendapatkan uang guna menutupi biaya hidup dan uang kuliahnya. Thanakrit meminta bantuan polisi dan organisasi nirlaba Saimai Survive dengan harapan mendapatkan uangnya kembali.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/yeu-co-gai-tre-kem-36-tuoi-nguoi-dan-ong-nhan-cu-lua-dau-don-1722411291116326.htm







Komentar (0)