![]() |
Para pengguna mengkritik antarmuka baru YouTube. Foto: Android Authority . |
YouTube meluncurkan antarmuka baru untuk pemutar videonya mulai 26 Maret. Desain baru ini mengadopsi gaya transparan yang mirip dengan antarmuka utama YouTube, yang diluncurkan pada Oktober 2025, tetapi menghadapi gelombang penolakan dari pengguna.
Perubahan terbesar terletak pada penempatan kontrol. Pada antarmuka lama, semua tombol seperti putar/jeda, volume, subtitle, dan kualitas video tersusun rapi di bawah bilah kemajuan, tata letak yang sudah familiar dan telah digunakan selama beberapa dekade.
Antarmuka baru ini benar-benar mengubah struktur tersebut. Tombol putar/jeda telah dipindahkan ke tengah layar. Tombol volume, subtitle, dan pengaturan telah dipindahkan ke pojok kanan atas. Tombol salin tautan muncul di pojok kiri bawah, tempat tombol putar sebelumnya berada. Tombol layar penuh sekarang mengambang di atas bilah kemajuan, bukan berada di baris yang sama dengan tombol lainnya.
Selain itu, dua fitur yang sudah familiar telah sepenuhnya dihilangkan. Ketuk dua kali untuk masuk ke mode layar penuh tidak lagi berfungsi. Tombol lewati video juga telah hilang, digantikan oleh tombol "Tonton lebih banyak video" yang terletak di bawah bilah kemajuan.
Para pengguna Reddit dengan cepat bereaksi terhadap perubahan ini dalam berbagai unggahan. Mereka mengkritik penempatan tombol baru yang dianggap kurang praktis, sementara antarmuka transparan membuat tombol lebih sulit dilihat pada latar belakang yang terang. Fungsionalitas tombol berbagi disederhanakan, kini hanya mendukung penyalinan tautan.
Ini bukan kali pertama YouTube menghadapi umpan balik negatif terkait antarmuka pengguna. Ketika Google meluncurkan desain transparan untuk pemutar utama pada Oktober 2025, perusahaan tersebut menggambarkannya sebagai "antarmuka yang lebih menarik secara visual sekaligus mengurangi penghalangan konten." Namun, banyak pengguna merasa kontrol menjadi lebih sulit dilihat dan dioperasikan dibandingkan dengan antarmuka lama.
Perlu dicatat, antarmuka tersemat yang baru tidak sepenuhnya konsisten dengan pemutar utama YouTube. Di situs web, tombol putar/jeda tetap berada di bawah bilah kemajuan bersama dengan tombol lainnya. Hanya pemutar tersemat yang baru yang memiliki tata letak yang tersebar dengan tombol putar di tengah layar, sehingga menciptakan ketidakkonsistenan antara kedua versi tersebut.
Google belum mengeluarkan tanggapan resmi terhadap gelombang kritik tersebut. Peluncuran ini dilakukan secara bertahap dan belum diterapkan kepada semua pengguna.
Sumber: https://znews.vn/giao-dien-moi-cua-youtube-bi-che-toi-ta-post1638763.html







Komentar (0)