Jerawat dapat muncul di satu area atau di seluruh wajah. Tingkat keparahannya bervariasi, dan bisa terus-menerus atau terputus-putus; kondisi ini seringkali menetap. Meskipun tidak serius dan jarang memengaruhi kesehatan, jerawat memang berdampak pada estetika dan psikologi mereka yang menderitanya.
Berikut beberapa pengobatan rumahan untuk jerawat:
1. Obat untuk mengatasi jerawat
- 1. Obat untuk mengatasi jerawat
- 1.1 Obat herbal 'Pipa Qingfei Yin' untuk jerawat
- 1.2. Ramuan herbal 'Rebusan Artemisia capillaris'
- 1.3. Ramuan herbal 'Ramuan Penghilang Stasis Darah'
- 2. Pertimbangan diet dan gaya hidup saat menderita jerawat.
1.1 Obat herbal 'Pipa Qingfei Yin' untuk jerawat
Gejala klinis: Jerawat merah, bengkak, panas, dan nyeri dengan bintik-bintik berisi nanah, gatal, rasa tidak nyaman, dan sensasi kesemutan di wajah; urin sedikit dan berwarna kuning; lidah merah dengan lapisan kuning; denyut nadi cepat dan mengambang.
Metode pengobatan: Menghilangkan angin, membersihkan paru-paru, dan mengurangi panas.
Resep: Ginseng 10 gram, daun loquat 12 gram, Coptis chinensis 8 gram, kulit kayu murbei 16 gram, Phellodendron amurense 12 gram, akar manis 6 gram.
Instruksi: Campurkan bahan-bahan di atas dengan 1500ml air, rebus, saring, dan buang ampasnya hingga tersisa 150ml; bagi menjadi dua porsi dan minum sepanjang hari.

Angelica sinensis (Dang Gui) digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menyehatkan dan memperkuat darah dalam pengobatan jerawat.
1.2. Ramuan herbal 'Rebusan Artemisia capillaris'
Gejala klinis: Lesi jerawat merah dan bengkak; kulit halus dan berlendir; banyak papula tebal, terkadang membentuk bercak; pustula; kehilangan nafsu makan; kembung; sembelit; urin berwarna kuning tua; lidah merah dengan lapisan kuning lengket; denyut nadi cepat dan kuat.
Metode pengobatan: Menghilangkan panas, mengatasi kelembapan, dan melancarkan organ dalam.
Resep: Artemisia capillaris 24 gram, Gardenia jasminoides 16 gram, Trichosanthes kirilowii 12 gram, Rheum palmatum 12 gram.
Instruksi: Campurkan bahan-bahan di atas dengan 1600ml air, rebus, saring, dan buang ampasnya hingga tersisa 200ml; bagi menjadi dua porsi dan minum sepanjang hari.
1.3. Ramuan herbal 'Ramuan Penghilang Stasis Darah'
Gejala klinis: Jerawat awalnya muncul di pipi, kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh wajah, menjadi banyak, padat, dan keras. Kondisi ini berfluktuasi atau mereda secara siklik seiring dengan siklus menstruasi atau gangguan menstruasi lainnya. Penyakit ini kronis, dan kulit wajah kusam serta kurang bercahaya. Denyut nadi terasa kencang dan cepat.
Metode pengobatan: Menenangkan hati, meningkatkan sirkulasi darah, mengatur siklus menstruasi, dan menghilangkan stasis darah.
Resep: Angelica sinensis 12g, Rehmannia glutinosa 16g, Prunus persica seed 10g, Carthamus tinctorius 8g, Citrus aurantium peel 10g, Paeonialactiflora 10g, Bupleurum chinense 12g, Glycyrrhiza glabra 6g, Platycodon grandiflorus 10g, Ligusticum chuanxiong 12g, Achyranthes bidentata 10g, Trichosanthes kirilowii 12g.
Instruksi: Campurkan bahan-bahan di atas dengan 1800ml air, rebus, saring, dan buang ampasnya hingga tersisa 200ml; bagi menjadi dua porsi dan minum sepanjang hari.
2. Pertimbangan diet dan gaya hidup saat menderita jerawat.
Selain menggunakan pengobatan tradisional Tiongkok yang sesuai dengan kondisi mereka, penderita jerawat perlu menyesuaikan pola makan dan gaya hidup mereka untuk membantu mengendalikan peradangan kulit.
Dari segi nutrisi , disarankan untuk membatasi makanan tinggi gula rafinasi, permen, minuman berkarbonasi, susu kental manis, dan makanan olahan, karena dapat meningkatkan peradangan dan merangsang kelenjar sebaceous yang terlalu aktif. Makanan berlemak, pedas, dan alkohol juga harus diminimalkan, terutama pada individu dengan konstitusi "panas" menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok.
Meningkatkan asupan sayuran hijau, buah-buahan rendah gula, biji-bijian utuh, dan makanan kaya seng, vitamin A, C, dan E membantu mendukung regenerasi kulit dan memberikan manfaat antioksidan. Minum cukup air setiap hari membantu menjaga hidrasi dan membantu fungsi ginjal.
Mengenai gaya hidup , penting untuk tidur 7-8 jam setiap malam dan menghindari begadang, karena ketidakseimbangan hormon dan peningkatan kortisol dapat memperburuk jerawat. Jaga kebersihan kulit Anda dengan mencuci muka dua kali sehari dengan produk yang sesuai, dan hindari penggunaan kosmetik berlebihan atau memencet jerawat, yang dapat menyebabkan peradangan yang meluas dan bekas luka gelap.
Selain itu, mengelola stres, menjaga aktivitas fisik yang moderat, dan mengikuti petunjuk dokter atau dokter kulit merupakan faktor penting dalam mengobati jerawat secara efektif dan membatasi kekambuhan.
Silakan tonton video berikut untuk informasi lebih lanjut:
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/3-bai-thuoc-sac-tri-mun-trung-ca-169260304110427647.htm







Komentar (0)