Cuaca panas sering membuat saya merasa tidak nyaman, jadi saya punya kebiasaan mandi beberapa kali sehari untuk mendinginkan badan. Bisakah seorang ahli memberi tahu saya apakah kebiasaan ini efektif dalam menurunkan suhu tubuh? (Ngoc Hung - 45 tahun, Kota Ho Chi Minh).
Dr. Truong Thien Niem, seorang spesialis Penyakit Dalam Umum di Kota Ho Chi Minh, memberikan saran berikut:
Cuaca panas ekstrem membuat sebagian orang mandi beberapa kali sehari untuk mendinginkan badan. Mereka berpikir bahwa sering mandi membuat mereka merasa lebih nyaman di hari yang panas, tetapi kebiasaan ini dapat menghilangkan minyak pelindung alami kulit, menyebabkan kekeringan dan memengaruhi kemampuannya untuk mengatur suhu tubuh.
Berikut 3 hal yang harus dihindari saat mandi:
Mandi dengan air pada suhu yang sesuai memungkinkan tubuh untuk melepaskan panas melalui kulit, menurunkan suhu tubuh sementara dan menciptakan perasaan nyaman. Namun, jika Anda mandi terlalu sering, terutama dengan air yang terlalu dingin, atau mandi segera setelah tubuh terasa panas, setelah terpapar sinar matahari, atau setelah berolahraga berat, perubahan suhu yang tiba-tiba dapat menyebabkan vasokonstriksi perifer, meningkatkan beban pada sistem kardiovaskular dan menyebabkan pusing, hipotensi, dan bahkan bahaya pada penderita penyakit kardiovaskular atau lansia.

Selain itu, mandi beberapa kali sehari dapat menghilangkan minyak pelindung alami kulit, sehingga kulit menjadi kering, mudah iritasi, atau meningkatkan risiko dermatitis, terutama pada anak-anak dan orang dengan kulit sensitif.
Untuk orang dewasa, mandi satu hingga dua kali sehari biasanya sudah cukup. Anak-anak kecil juga sebaiknya menghindari mandi terlalu lama atau terlalu sering karena kulit mereka masih tipis dan sistem termoregulasi mereka belum sepenuhnya berkembang.
Setelah berada di luar ruangan dalam cuaca panas atau melakukan aktivitas berat, tubuh Anda masih dalam keadaan vasodilatasi dan termoregulasi. Jika Anda langsung mandi, terutama dengan air dingin, tubuh Anda lebih rentan terhadap guncangan termal, dengan vasokonstriksi mendadak, meningkatkan risiko tekanan darah rendah, pusing, atau kejadian kardiovaskular.
Para ahli menyarankan agar orang beristirahat di tempat yang sejuk selama sekitar 15-30 menit, menunggu suhu tubuh stabil sebelum mandi.
Suhu air yang ideal selama musim panas sebaiknya agak sejuk hingga sedikit hangat, sekitar 32-37 derajat Celcius, mendekati suhu tubuh.
Mandi dengan air yang terlalu dingin, terutama bagi lansia atau penderita penyakit kardiovaskular, dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit secara tiba-tiba, sehingga meningkatkan beban pada jantung dan tekanan darah. Selain itu, mandi larut malam saat suhu lingkungan turun juga meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular dan stroke.
Perlu diingat bahwa lansia sebaiknya mandi di ruangan yang tidak berangin dengan alas anti selip atau pegangan tangan untuk mengurangi risiko jatuh. Bagi penderita penyakit kardiovaskular, jika muncul gejala seperti nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, atau pusing saat mandi, mereka harus segera berhenti, beristirahat, dan mencari pertolongan medis jika gejalanya tidak membaik.
Sumber: https://vietnamnet.vn/3-khong-khi-tam-ngay-nang-nong-2519616.html








Komentar (0)