Daging merupakan komponen penting dalam banyak diet sehat, terutama bagi mereka yang berolahraga atau bermain olahraga . Daging adalah sumber protein dan nutrisi penting bagi tubuh. Beberapa jenis daging lebih baik daripada yang lain.
Daging kaya akan protein dan merupakan sumber protein berkualitas bagi tubuh. Protein adalah makronutrien penting yang dibutuhkan tubuh untuk memelihara dan mengembangkan otot, kulit, rambut, kuku, dan banyak bagian tubuh lainnya, menurut situs web kesehatan Medical News Today (UK).
Ayam adalah salah satu jenis daging yang paling sehat.
Selain protein, daging juga mengandung banyak nutrisi penting lainnya seperti zat besi, seng, dan kalium. Secara khusus, daging menyediakan vitamin B12, vitamin yang penting untuk fungsi saraf dan tidak ditemukan dalam makanan nabati.
Jenis daging paling sehat untuk dikonsumsi selama Tết antara lain:
Unggas
Jenis daging unggas yang umum meliputi ayam, bebek, angsa, atau burung lainnya. Daging unggas rendah lemak. Orang-orang sebaiknya membatasi konsumsi kulit karena tinggi kolesterol. Mengonsumsi terlalu banyak kulit atau lemak hewan akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
American Heart Association merekomendasikan agar asupan lemak jenuh harian tidak melebihi 7% dari total asupan kalori. Lemak jenuh ditemukan dalam banyak makanan berbasis hewan seperti daging, lemak hewan, telur, dan produk susu.
Daging unggas sangat ideal untuk atlet dan lansia karena kandungan proteinnya yang tinggi dan kandungan lemaknya yang rendah. Bagi lansia, asupan protein yang cukup membantu mengurangi kehilangan massa otot. Selain itu, daging unggas juga mengandung zat besi, seng, kolin, dan vitamin B.
Daging tenderloin babi
Daging tenderloin babi merupakan daging tanpa lemak yang sehat karena mengandung lebih sedikit lemak babi. 100 gram tenderloin babi hanya mengandung 3,5 gram lemak, sedangkan rasio lemak pada bahu babi dan perut babi masing-masing adalah 19 gram dan 53 gram.
Daging tenderloin babi dianggap sebagai daging merah berprotein tinggi, mengandung 27 gram protein per 100 gram. Selain protein, daging ini juga mengandung banyak nutrisi lain seperti tiamin, vitamin B6, kalium, dan riboflavin.
Daging tenderloin sapi
100 gram daging tenderloin sapi dapat mengandung antara 26 dan 29 gram protein, bersama dengan zat besi, seng, dan vitamin B12 dalam jumlah yang melimpah. Yang tidak banyak diketahui adalah bahwa daging tenderloin sapi juga mengandung banyak lemak sehat, termasuk asam lemak omega-3 dan asam linoleat, yang membantu mengurangi peradangan dan dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular.
Untuk pola makan seimbang, orang perlu memasukkan daging dan sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian utuh dalam makanan mereka. Pola makan ini akan membantu menghindari kekurangan nutrisi dan mencegah banyak penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes, menurut Medical News Today.
Sumber: https://thanhnien.vn/3-loai-thit-tot-nhat-nen-an-dip-tet-185250126154008014.htm






Komentar (0)