Minum kopi baik untuk kesehatan, tetapi Anda harus menghindari hal-hal berikut:
Minum kopi sebelum sarapan
Banyak orang memiliki kebiasaan minum kopi tepat setelah bangun tidur di pagi hari. Mereka ingin cepat terbangun dengan kopi. Namun, mengonsumsi kafein saat perut kosong dapat meningkatkan kadar hormon stres kortisol, menurut situs kesehatan Healthline (AS).

Menambahkan terlalu banyak susu kental manis ke dalam kopi dapat dengan mudah meningkatkan kadar gula darah.
FOTO ILUSTRASI: AI
Selain itu, kadar kortisol secara alami tinggi di pagi hari. Menambahkan kafein hanya memperburuk hal ini, membuat tubuh lebih rentan terhadap kecemasan dan kegelisahan daripada kewaspadaan. Lebih jauh lagi, minum kopi saat perut kosong meningkatkan asam lambung, yang menyebabkan mual, nyeri ulu hati, dan kecemasan.
Menggunakan kopi untuk "menyembuhkan" insomnia.
Kopi memberikan kewaspadaan sementara tetapi tidak dapat mengatasi kelelahan yang disebabkan oleh kurang tidur. Beberapa orang berpikir bahwa hanya dengan minum lebih banyak kopi dapat mengimbangi tidur yang singkat atau dangkal, tetapi ini sepenuhnya salah.
Akademi Kedokteran Tidur Amerika (AASM) menyatakan bahwa kurang tidur mengganggu kemampuan pemrosesan informasi, memori, dan berdampak negatif pada suasana hati. Kafein hanya menutupi kelelahan untuk sementara waktu tetapi tidak mengembalikan fungsi otak. Menggunakan kopi untuk mengatasi kelelahan akibat kurang tidur hanya akan memperburuk rasa lelah, dan bahkan dapat menyebabkan kelelahan yang parah.
Minum terlalu banyak
Konsumsi kafein dalam jumlah sedang, sekitar 200-400 mg per hari, setara dengan 1-3 cangkir kopi, membantu meningkatkan kewaspadaan. Namun, jika ambang batas tersebut terlampaui, terutama di atas 500 mg/hari, efek samping akan muncul.
Mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kecemasan, detak jantung cepat, insomnia, dan kelelahan saraf. Selain itu, penyalahgunaan kafein jangka panjang dapat menyebabkan toleransi kafein, yang berarti tubuh membutuhkan lebih banyak kafein untuk tetap waspada. Hal ini memberi tekanan pada sistem kardiovaskular dan saraf.
Menambahkan terlalu banyak gula, susu, atau krim.
Secangkir kopi hitam tanpa gula memiliki kalori yang sangat sedikit. Namun, ketika Anda menambahkan sirup, susu kental manis, krim, atau gula pasir, kopi tersebut menjadi minuman yang mengandung banyak gula dan kalori.
Saat dikonsumsi, kopi menyebabkan lonjakan gula darah. Namun, setelah hanya 1-2 jam, gula darah turun, dan tubuh mengalami kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, dan bahkan gelisah. Pendekatan terbaik adalah minum kopi hitam, atau menambahkan sedikit susu jika diperlukan, menurut Healthline.
Sumber: https://thanhnien.vn/4-kieu-uong-ca-phe-chi-lam-met-them-chu-khong-tinh-tao-185250727173420653.htm








Komentar (0)