Kembang kol, kale, lobak, dan wortel kaya akan serat larut dan nutrisi yang membantu mengontrol kolesterol jahat dan melindungi kesehatan kardiovaskular.
Kurang olahraga, obesitas, konsumsi alkohol berlebihan, merokok, pola makan buruk, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi semuanya berkontribusi pada masalah kesehatan kardiovaskular. Kolesterol, khususnya, merupakan penyebab utama serangan jantung dan penyakit arteri koroner. Sayuran berikut dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Kembang kol hijau dan putih
Brokoli kaya akan serat larut dan mengandung sulforafan, yang membantu menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Di saluran pencernaan, serat mengikat asam empedu, sehingga memudahkan pembuangan kolesterol. Selain itu, brokoli rendah kalori, sehingga mengonsumsinya dalam jumlah banyak dapat membantu menjaga berat badan yang sehat.
Kembang kol kaya akan sterol nabati, sejenis lipid yang mencegah usus menyerap kolesterol. Selain itu, kembang kol mengandung sulforafan, yang membantu mengurangi penumpukan lemak di arteri.
Brokoli membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Foto: Freepik
Kubis
Kale kaya akan kalium, serat, folat, dan kalsium. Nutrisi ini membantu menurunkan kadar LDL (dikenal sebagai kolesterol jahat yang meningkatkan risiko penyakit jantung). Kale juga membantu menurunkan tekanan darah dan mengandung lutein, yang membantu mengurangi penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh.
Lobak
Lobak mengandung antosianin, yang juga membantu menurunkan kadar LDL dan mengurangi peradangan pada pembuluh darah vena dan arteri. Pada saat yang sama, lobak kaya akan mineral seperti kalsium dan kalium, serta antioksidan, yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan risiko terkena penyakit jantung. Nitrat dalam lobak (sejenis garam) membantu meningkatkan aliran darah.
Wortel
Wortel baik untuk kesehatan jantung. Hal ini karena beta-karoten, komponen vitamin A, dimetabolisme oleh tubuh, membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah. Selain itu, mengonsumsi wortel mengubah sekresi asam empedu dan status antioksidan, secara tidak langsung memberikan efek menguntungkan pada sistem kardiovaskular.
Sebuah tinjauan tahun 2022 menunjukkan bahwa wortel dapat melindungi dari tekanan darah tinggi. Tinjauan lain pada tahun 2018 juga menyimpulkan bahwa sayuran berwarna kuning-merah-oranye (seperti wortel) semuanya mampu melawan penyakit jantung.
Berapa banyak yang harus saya makan setiap hari?
Setiap orang sebaiknya mengonsumsi setidaknya 25g serat setiap hari, tanpa perlu suplemen. Sayuran dapat diolah dengan berbagai cara, seperti jus, sup, tumis, kukus, atau fermentasi, sambil tetap mempertahankan nilai gizinya.
Mengenai bit, mengonsumsi terlalu banyak dapat mengurangi produksi hormon tiroid pada orang yang kekurangan yodium, jadi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. Satu cangkir kale yang dimasak menyediakan 3,6% dari kebutuhan kalium harian untuk orang dewasa dan dapat digunakan dalam salad atau jus.
Chili (Menurut Healthshots, WebMD, Medical News Today )
Tautan sumber






Komentar (0)