Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

4 potensi bahaya tinnitus

VnExpressVnExpress30/05/2023


Orang yang sering mengalami tinnitus mungkin terpengaruh oleh masalah yang berkaitan dengan otak, nyeri yang mengganggu kualitas hidup, depresi, dan gangguan pendengaran.

Tinnitus adalah kondisi yang cukup umum yang dialami sebagian besar orang pada suatu waktu dalam hidup mereka. Penyebabnya bisa beragam, seperti perubahan tekanan yang tiba-tiba, paparan suara bising, gangguan neurologis, atau efek obat-obatan tertentu. Meskipun tinnitus itu sendiri tidak berbahaya, kemunculannya yang sering dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Kerusakan otak : Tinnitus menyebabkan perubahan kualitas dan intensitas suara. Orang sering kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan karena dering dan dengung di telinga mereka. Masalah ini disertai dengan nyeri kronis yang membuat sulit tidur dan menyebabkan insomnia di malam hari. Ketika tidur terganggu, otak cenderung melemah. Inilah sebabnya Anda merasa lelah, lesu, dan mengantuk keesokan harinya, sehingga mengurangi kualitas hidup dan pekerjaan.

Depresi dan Kecemasan : Menurut American Tinnitus Association, tinnitus dapat menyebabkan kecemasan, depresi, iritabilitas, dan komplikasi kesehatan mental lainnya. Dalam kasus tinnitus yang parah, pasien mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Kesulitan ini menciptakan jarak, dan seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan perasaan rendah diri dan kurang percaya diri, yang berpotensi mengakibatkan depresi.

Tinnitus juga dapat menyebabkan masalah memori, perubahan suasana hati, kecemasan, dan mudah tersinggung. Bagi orang yang sudah menderita depresi, tinnitus dapat dengan mudah memicu kondisi tersebut, dan gejalanya cenderung memburuk.

Tinnitus kronis dapat menyebabkan kecemasan dan stres. (Gambar: Freepik)

Tinnitus kronis dapat menyebabkan kecemasan dan stres. (Gambar: Freepik)

Gangguan pendengaran : Gendang telinga dan saluran telinga rentan terhadap kerusakan. Tinnitus yang datang dan pergi serta berulang kali dapat merusak gendang telinga atau menyebabkan kehilangan pendengaran. Dalam beberapa kasus yang parah, tinnitus bahkan dapat menyebabkan ketulian mendadak.

Penyakit Meniere : Penyakit Meniere adalah gangguan telinga bagian dalam yang langka yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran. Penyakit ini menyebabkan penderitanya merasakan kemarahan, jijik, dan takut terhadap suara-suara yang biasa mereka dengar.

Tinnitus biasanya bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Namun, jika sering terjadi, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan membimbing Anda tentang cara merawat telinga dengan benar dan menghindari komplikasi. Tinnitus dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti perubahan ketinggian yang tiba-tiba, cairan di telinga, atau penumpukan kotoran telinga. Setiap penyebab akan memiliki solusi yang sesuai.

Dokter dapat membantu Anda membersihkan kotoran telinga menggunakan alat khusus, obat tetes telinga, atau cairan pembersih telinga untuk membersihkan cairan yang menumpuk. Dalam kasus tinnitus yang disebabkan oleh perubahan tekanan di telinga, orang mungkin menguap, mengunyah, atau menelan air atau makanan. Tindakan ini membuka saluran telinga, memungkinkan udara luar masuk.

( Menurut EveryDay Health )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Gerhana bulan

Gerhana bulan

Integrasi provinsi dan kota

Integrasi provinsi dan kota

Sepeda

Sepeda