Anda sebaiknya tidak mandi saat lapar, setelah makan, setelah berolahraga, setelah terpapar sinar matahari, atau di malam hari saat tubuh Anda lelah.
Mandi membantu membersihkan kulit dan pori-pori, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, mengurangi nyeri otot, meningkatkan aliran darah dan kesehatan otak, serta mengurangi kelelahan. Di musim panas, banyak orang sering mandi atau berendam dalam air untuk bersantai dan menghilangkan stres.
Namun, Dr. Doan Hong dari Institut Kedokteran Terapan Vietnam menyatakan bahwa mandi di waktu yang salah dapat memengaruhi kesehatan, bahkan membahayakan nyawa.
Berikut 5 waktu di mana Anda sebaiknya tidak mandi, menurut Dokter Hong.
Saat perut kosong dan setelah makan
Setelah makan, tubuh perlu memusatkan aliran darah ke organ pencernaan. Pada saat ini, sistem pencernaan mulai bekerja dengan giat untuk mencerna makanan. Jika Anda mandi pada saat ini, aliran darah akan meningkat ke seluruh tubuh karena pembuluh darah menjadi hangat dan melebar, yang dapat memengaruhi proses pencernaan dengan memperlambatnya atau mengganggunya, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan.
Anda sebaiknya tidak mandi saat lapar. Saat itu, kadar gula darah Anda sudah rendah. Mandi dapat menguras energi tubuh dan menurunkan kadar gula darah lebih lanjut, yang menyebabkan aliran darah ke otak tidak mencukupi, kekurangan oksigen, pusing, atau bahkan pingsan.
Mandilah segera setelah berolahraga.
Setelah berolahraga, jantung berdetak lebih cepat untuk memasok oksigen ke otot. Jika Anda langsung mandi, darah akan beredar ke seluruh tubuh, menyebabkan iskemia lokal (kekurangan aliran darah ke jantung dan otak). Anda mungkin merasa pusing, mual, lelah, pingsan, atau bahkan mengalami stroke, yang dapat mengancam jiwa. Oleh karena itu, setelah beraktivitas fisik, Anda perlu waktu untuk beristirahat dan tidak boleh langsung terburu-buru mandi.
Tubuhku lelah.
Saat tubuh Anda lelah, akan sulit untuk mengatur suhunya, sehingga Anda lebih rentan terkena flu, pusing, atau stroke. Sebaiknya beristirahatlah sejenak agar tubuh Anda dapat pulih.
Pulang ke rumah setelah berjemur di bawah sinar matahari.
Anda mungkin tergoda untuk langsung mandi setelah berjemur karena tubuh Anda memancarkan panas, berkeringat, dan terasa panas. Namun, mandi segera dapat menyumbat pori-pori, mencegah keringat keluar, menurunkan suhu tubuh, dan membuat Anda lebih rentan terkena flu.
Mandi di malam hari
Pada malam hari, suhu turun, dan mandi pada waktu ini, terutama dengan air dingin, dapat dengan mudah menyebabkan pembuluh darah menyempit. Sirkulasi darah menjadi sulit, yang menyebabkan sakit kepala dan nyeri badan. Lebih berbahaya lagi, Anda bisa menderita stroke atau kecelakaan serebrovaskular lainnya.
Thuy Quynh
Tautan sumber







Komentar (0)