- 1. Hati hewan kaya akan vitamin A.
- 2. Ubi jalar mengandung beta-karoten.
- 3. Wortel dan buah serta sayuran berwarna kuning dan oranye lainnya.
- 4. Sayuran berdaun hijau gelap
- 5. Telur dan produk susu
Vitamin A memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan penglihatan, mendorong pertumbuhan sel, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari patogen.
Dalam makanan, vitamin A terdapat dalam dua bentuk utama: vitamin A yang sudah terbentuk ( retinol ) yang ditemukan dalam sumber hewani dan provitamin A (paling umum beta-karoten ) yang ditemukan dalam makanan nabati.
Menurut Profesor Madya, Dr. Nguyen Thi Lam - mantan Wakil Direktur Institut Gizi Nasional, vitamin A adalah vitamin larut lemak yang melindungi mata , mencegah rabun malam dan penyakit mata kering, memastikan perkembangan tulang dan gigi yang normal, melindungi selaput lendir dan kulit, serta memperkuat daya tahan tubuh terhadap penyakit menular.
Berikut beberapa makanan yang kaya akan vitamin A yang sebaiknya ditambahkan ke dalam diet keluarga:
1. Hati hewan kaya akan vitamin A.
Hati hewan seperti ayam, babi, dan sapi merupakan salah satu sumber vitamin A alami yang paling kaya. Karena hati adalah tempat hewan menyimpan vitamin A, kandungan vitamin A di dalamnya sangat tinggi.
Selain vitamin A, hati juga mengandung banyak zat besi, vitamin B12, dan protein. Namun, karena hati sapi atau babi memiliki kandungan vitamin A yang sangat tinggi, sebaiknya hanya dikonsumsi 1-2 kali seminggu untuk menghindari penumpukan vitamin A yang berlebihan dalam tubuh.
2. Ubi jalar mengandung beta-karoten.
Ubi jalar, terutama yang dagingnya berwarna oranye tua, merupakan sumber beta-karoten yang sangat baik. Setelah masuk ke dalam tubuh, beta-karoten akan diubah menjadi vitamin A sesuai kebutuhan.
Satu buah ubi jalar panggang utuh dapat menyediakan lebih banyak beta-karoten daripada kebutuhan vitamin A harian orang dewasa. Ubi jalar juga kaya serat dan memiliki indeks glikemik rendah, sehingga baik untuk pencernaan. Anda sebaiknya mengukus, merebus, atau memanggangnya daripada menggoreng untuk mempertahankan nilai gizinya secara penuh.

Sumber makanan terkaya vitamin A.
3. Wortel dan buah serta sayuran berwarna kuning dan oranye lainnya.
Warna oranye khas pada wortel, labu, mangga matang, atau pepaya matang merupakan indikasi tingginya konsentrasi beta-karoten di dalam buah dan sayuran tersebut.
Mengonsumsi wortel mentah, membuat sup labu, atau menyantap beberapa potong mangga matang sebagai hidangan penutup adalah cara sederhana untuk menambah antioksidan dan melindungi retina dari kerusakan akibat cahaya terang. Untuk penyerapan beta-karoten yang optimal, Anda sebaiknya memasak sayuran akar ini dengan sedikit lemak sehat (seperti minyak zaitun).
4. Sayuran berdaun hijau gelap
Bukan hanya buah-buahan berwarna cerah yang kaya akan vitamin A. Sayuran berdaun hijau gelap seperti kale, brokoli, bayam, kangkung, dan amaranth juga mengandung beta-karoten dalam jumlah yang signifikan.
Pigmen hijau tua klorofil menutupi warna oranye beta-karoten dalam sayuran ini. Kelompok sayuran ini juga menyediakan vitamin C, vitamin K, dan kalsium, yang membantu memperkuat tulang dan persendian serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah. Anda dapat merebusnya, memasaknya dalam sup dengan daging tanpa lemak, atau membuat salad dengan sayuran ini setiap hari.
5. Telur dan produk susu
Kuning telur, susu murni, mentega, dan keju adalah sumber retinol alami yang mudah diserap dan cocok untuk berbagai kelompok usia, terutama anak-anak.
Vitamin A dalam susu dan telur larut dalam lemak, sehingga mengonsumsinya memungkinkan tubuh menyerap nutrisi tersebut secara langsung tanpa melalui banyak tahapan metabolisme yang kompleks. Mengonsumsi telur rebus untuk sarapan adalah kebiasaan sehat untuk memulai hari dengan nutrisi yang cukup.
Saat mengonsumsi suplemen vitamin A, penting untuk menyertakan lemak. Karena vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak , tubuh membutuhkan sejumlah lemak untuk melarutkan dan menyerap nutrisi ini secara efektif. Saat mengonsumsi sayuran yang kaya beta-karoten, Anda sebaiknya menumisnya sebentar atau mencampurnya dengan sedikit minyak sayur, kacang-kacangan, atau memakannya bersama daging.
Cara paling aman untuk mengonsumsi suplemen vitamin A adalah melalui makanan sehari-hari karena tubuh memiliki mekanisme untuk mengatur jumlah beta-karoten yang dimetabolisme. Kapsul vitamin A dosis tinggi tidak boleh dikonsumsi tanpa resep dokter, karena kelebihan retinol dapat menyebabkan toksisitas dan berdampak negatif pada fungsi hati.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/5-thuc-pham-giau-vitamin-a-giup-sang-mat-va-tang-de-khang-169260529160619194.htm








Komentar (0)