
Perayaan Tet (Tahun Baru Imlek) tradisional di banyak keluarga Vietnam - Ilustrasi.
Dr. Nguyen Xuan Tuan, seorang dokter residen yang berspesialisasi dalam onkologi, berbagi bahwa ia juga pernah menemui pertanyaan serupa.
Ketika ditanya lebih lanjut, banyak pasien menyatakan bahwa mereka tidak pernah makan mewah, tetapi setiap hari mereka akan "ngemil" sedikit kue beras ketan, beberapa potong sosis babi, segenggam kacang, dan segelas bir saat menjamu tamu. Makanan kecil dan berulang ini, yang tampaknya tidak berbahaya, selama 7-10 hari, sebenarnya adalah penyebab peningkatan kadar lipid darah mereka secara diam-diam.
Menurut dokter, kadar lipid darah jarang melonjak hanya karena pesta besar. Tubuh dapat beradaptasi dengan makanan berenergi tinggi, tetapi kesulitan "mentolerir" kebiasaan ngemil terus-menerus dan tidak terkontrol selama beberapa hari.
"Untuk menjaga kadar lipid darah tetap stabil selama Tết, orang tidak perlu membatasi diet secara ketat atau menolak semua makanan tradisional. Dengan hanya menyesuaikan beberapa kebiasaan dasar, kesehatan mereka dapat terjaga sepenuhnya," ujar Dr. Tuan.
Cara mengontrol kadar lipid darah selama Tết (Tahun Baru Imlek)
1: Konsumsi protein dalam jumlah yang tepat: Pertama, penting untuk memahami bahwa orang dengan kolesterol tinggi tidak mengonsumsi terlalu sedikit protein, melainkan jenis protein yang tepat. Protein tanpa lemak dari ikan, terutama ikan laut yang kaya omega-3 seperti salmon, mackerel, atau sarden, bersama dengan unggas tanpa kulit dan daging tanpa lemak seperti tenderloin babi dan tenderloin sapi adalah pilihan yang tepat.
Asam lemak omega-3 telah terbukti membantu menurunkan trigliserida dan melindungi kesehatan kardiovaskular. Masalahnya bukan tentang "makan daging atau tidak," tetapi lebih kepada jenis daging apa yang harus dimakan dan dalam jumlah berapa.
2: Prioritaskan memasak dengan sedikit minyak dan lemak: Cara makanan disiapkan secara langsung memengaruhi jumlah lemak jenuh yang dikonsumsi. Masakan kukus, rebus, tumis, atau goreng dengan sedikit minyak dan lemak harus diprioritaskan dalam hidangan Tết.
Sebaliknya, makanan yang digoreng, makanan yang dipanggang dengan minyak berlebihan, atau makanan tumis dengan terlalu banyak minyak dapat menyebabkan kadar lipid darah meningkat lebih cepat, meskipun porsi makanannya tidak besar.
3. Tingkatkan asupan sayuran hijau Anda: Prinsip penting lain yang sering diabaikan selama liburan adalah bahwa setiap makanan harus menyertakan sayuran hijau.
Sayuran tidak hanya membantu mengurangi penyerapan kolesterol dan menstabilkan gula darah, tetapi juga menciptakan rasa kenyang, sehingga membatasi konsumsi makanan berenergi tinggi secara berlebihan. Jika setiap makan mencakup setidaknya satu atau dua hidangan sayuran, serat akan menjadi "penolong" yang ampuh dalam mengendalikan lipid darah secara lebih efektif.
4. Pilih buah yang kurang manis: Untuk buah-buahan, penderita kolesterol tinggi sebaiknya memilih varietas yang kurang manis seperti jeruk bali, apel, pir, kiwi, atau stroberi.
Buah-buahan sebaiknya dimakan utuh dan tidak diolah menjadi jus, karena proses pembuatan jus menghilangkan sebagian besar serat dan menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat, yang secara tidak langsung memengaruhi metabolisme lipid dalam tubuh.
5: Apakah perlu menghindari kue ketan (Banh Chung)? Banyak orang bertanya-tanya apakah kue ketan, hidangan simbolis Tet (Tahun Baru Imlek Vietnam), perlu dihindari sepenuhnya. Jawaban dokter adalah tidak.
Kue ketan (Bánh chưng) bukanlah "penyebab masalah" jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, tidak terus menerus selama beberapa hari, dan tidak disertai dengan daging berlemak dalam jumlah berlebihan. Yang menjadi perhatian sebenarnya bukanlah sepotong kue saja, tetapi jumlah total dan frekuensi konsumsi selama liburan.
6. Batasi konsumsi alkohol: Alkohol, terutama bagi mereka yang memiliki trigliserida tinggi, adalah cerita yang berbeda. Alkohol dapat menyebabkan trigliserida meningkat dengan sangat cepat, jadi jika Anda sudah memiliki dislipidemia, meminimalkan minuman beralkohol disarankan untuk menghindari fluktuasi yang merugikan setelah Tahun Baru Imlek.
7: Cukup berolahraga dan tidur: Terakhir, kadar lipid darah tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan tetapi juga sangat berkaitan dengan olahraga dan tidur.
Membiasakan diri berjalan kaki selama 20-30 menit setiap hari, menghindari makan larut malam, menahan diri dari ngemil saat menonton TV, dan berusaha tidur 7-8 jam setiap malam akan membantu menstabilkan metabolisme lipid. Kurang tidur dan kurangnya olahraga adalah faktor tersembunyi yang mengganggu kadar lipid darah.
Para dokter juga mencatat bahwa mereka yang mengonsumsi obat penurun kolesterol sama sekali tidak boleh berhenti mengonsumsinya sendiri hanya karena mereka berpikir "libur beberapa hari selama Tet tidak akan berbahaya." Menghentikan pengobatan secara tiba-tiba dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat dengan cepat setelah liburan. Jika diperlukan penyesuaian, pasien harus mendiskusikannya langsung dengan dokter yang merawat mereka.
Sumber: https://tuoitre.vn/7-meo-nho-giup-kiem-soat-mo-mau-hieu-qua-ngay-tet-20260213120501494.htm







Komentar (0)