Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

AI memasuki ujian pasar modal.

Setelah berjuang memperebutkan pengguna, perusahaan AI kini menghadapi ujian yang lebih berat: meyakinkan pasar bahwa terobosan teknologi dapat menjadi model bisnis yang berkelanjutan.

Hà Nội MớiHà Nội Mới02/06/2026

Pengajuan IPO rahasia Anthropic minggu ini mungkin hanya sekadar go public lainnya di dunia teknologi. Namun, jika dibandingkan dengan rencana IPO SpaceX dan OpenAI, peristiwa ini menunjukkan bahwa perlombaan AI memasuki fase baru, di mana pertanyaan terpenting bukan lagi siapa yang memiliki chatbot paling populer, tetapi siapa yang dapat menunjukkan kemampuan untuk memonetisasi kecerdasan buatan.

2awutjjfxnoilmldlib7ictzuq.jpg
Anthropic dan OpenAI sedang mempersiapkan IPO. Sumber: Reuters

Jika Anthropic, OpenAI, dan SpaceX semuanya menyelesaikan IPO tahun ini, Wall Street dapat menyaksikan salah satu penawaran umum perdana terbesar dalam sejarah teknologi.

Saat membahas Anthropic dan OpenAI, para ahli keuangan percaya bahwa perusahaan mana pun yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) terlebih dahulu akan memiliki keuntungan dalam membentuk persepsi pasar terhadap industri AI, sekaligus menarik modal besar yang menunggu peluang investasi di bidang ini.

Antusiasme para investor mencerminkan keyakinan bahwa AI menjadi mesin pertumbuhan baru bagi ekonomi global. Namun, yang lebih patut diperhatikan adalah betapa cepatnya fokus persaingan ini bergeser hanya dalam beberapa tahun.

Ketika ChatGPT diluncurkan pada akhir tahun 2022, kesuksesan perusahaan AI terutama diukur dari jumlah pengguna dan popularitas. Persaingan saat itu berputar di sekitar siapa yang memiliki model yang lebih canggih, chatbot yang lebih pintar, atau basis pengguna yang lebih besar. Pada tahun 2026, metrik terpenting tampaknya telah menjadi pendapatan dan kelayakan komersial teknologi tersebut.

Anthropic adalah contoh paling jelas dari perubahan tersebut. Didirikan pada tahun 2021 oleh sekelompok mantan karyawan OpenAI, perusahaan ini dulunya dianggap sebagai pesaing yang lebih kecil dalam perlombaan AI. Namun, hanya dalam beberapa tahun, Anthropic telah meningkat hingga mencapai valuasi sekitar $965 miliar setelah putaran pendanaan terbarunya, jauh melampaui valuasi OpenAI terakhir sebesar $730 miliar.

Patut dicatat bahwa Anthropic tidak mencapai posisi ini dengan bersaing langsung dengan ChatGPT di pasar konsumen. Sebaliknya, perusahaan tersebut memfokuskan hampir seluruh sumber dayanya pada alat AI untuk bisnis, terutama di bidang pemrograman.

Sementara banyak perusahaan teknologi berlomba-lomba mengembangkan peramban AI, alat pembuatan gambar dan video, atau aplikasi konsumen lainnya, Anthropic memilih jalur yang lebih sempit. Claude Code dan produk pendukung pemrogramannya dengan cepat diterima oleh para insinyur perangkat lunak, membantu Anthropic menjadi salah satu perusahaan AI dengan pertumbuhan tercepat di dunia .

Menurut perusahaan, pendapatan tahunan telah meningkat dari sekitar $9 miliar pada akhir tahun 2025 menjadi lebih dari $47 miliar pada bulan Mei tahun ini. Tingkat pertumbuhan inilah yang membuat Wall Street semakin tertarik pada perdebatan tentang apakah Claude atau ChatGPT yang lebih pintar.

Kesuksesan Anthropic juga menunjukkan bahwa investor memprioritaskan bisnis yang dapat memenuhi kebutuhan spesifik dan menghasilkan aliran pendapatan yang jelas. Sementara tahap awal AI didorong oleh rasa ingin tahu dan antusiasme terhadap teknologi baru, fase saat ini didorong oleh pertanyaan yang lebih pragmatis: apakah pelanggan bersedia membayar, dan seberapa besar skalabilitas bisnis tersebut?

Namun, persaingan AI masih belum pasti. Terlepas dari pertumbuhan pendapatan yang kuat, Anthropic belum mengumumkan apakah mereka telah menghasilkan keuntungan. Seperti OpenAI dan banyak perusahaan AI lainnya, Anthropic menghabiskan sejumlah besar uang untuk daya komputasi, mulai dari prosesor hingga pusat data, untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat.

Perusahaan itu sendiri telah menghadapi kekurangan daya komputasi yang mengganggu layanan dan memaksanya untuk menandatangani perjanjian skala besar dengan penyedia infrastruktur teknologi. Sementara itu, beberapa bisnis, setelah periode antusiasme awal terhadap penerapan AI, mulai mempertimbangkan kembali biaya karena tagihan komputasi meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan.

Tantangan-tantangan ini menunjukkan bahwa pasar AI masih dalam proses menemukan model bisnis yang berkelanjutan. Pertumbuhan pendapatan adalah syarat yang diperlukan, tetapi bukan syarat yang cukup untuk membuktikan nilai jangka panjang industri ini.

Oleh karena itu, IPO Anthropic, OpenAI, atau SpaceX yang akan datang bukan hanya sekadar ujian daya tarik saham teknologi. IPO tersebut juga merupakan ukuran kepercayaan investor terhadap kemampuan untuk menerjemahkan terobosan dalam kecerdasan buatan menjadi keuntungan nyata.

Sumber: https://hanoimoi.vn/ai-buoc-vao-phep-thu-cua-thi-truong-von-1042441.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Pagoda Dong Suci

Pagoda Dong Suci

Phu Quoc: Tampilan Baru

Phu Quoc: Tampilan Baru

Lagu Pagi

Lagu Pagi