• Waspadalah terhadap program pelatihan AI yang dipasarkan sebagai akademi.
  • Komune Vinh Phuoc meluncurkan sistem AI dan robot untuk melayani administrasi publik.
  • Mempercepat transformasi digital dan penerapan AI di komunitas bisnis Ca Mau.

Akses awal ke teknologi

Dalam konteks perkembangan teknologi digital yang pesat, Resolusi 71 -NQ/TW Politbiro menetapkan arah penting: mempercepat transformasi dalam pendidikan dan menerapkan kecerdasan buatan (AI) pada seluruh proses pengajaran dan pembelajaran. Ini bukan sekadar strategi jangka panjang, tetapi juga kebutuhan mendesak, yang memaksa sektor pendidikan untuk segera berinovasi dalam manajemen, organisasi, dan metode penyampaian pengetahuannya. Pada tanggal 15 April, Komite Rakyat Provinsi Ca Mau menyetujui Proyek Pengembangan Pendidikan Digital hingga tahun 2030, yang diharapkan dapat menciptakan pergeseran yang jelas dalam operasional sistem pendidikan lokal.

Sekolah Dasar Ngan Dua telah dipilih oleh Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Ca Mau untuk menjadi sekolah percontohan pendidikan AI, dimulai dari semester kedua tahun ajaran 2025-2026. Sekolah ini mengintegrasikan konten AI ke dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan pendidikan, dengan Informatika memainkan peran inti. Alih-alih menekankan pemrograman kompleks dan keterampilan teknis, sekolah memprioritaskan pengalaman belajar langsung melalui alat-alat sumber terbuka dan gratis. Secara bersamaan, sekolah menyelenggarakan pelajaran tematik seperti "Mengenal kecerdasan buatan di sekitar kita," "AI yang aman dan bertanggung jawab," dan klub "Saya Menjelajahi AI," yang bertujuan untuk mengadakan kompetisi kreatif dan menciptakan lingkungan belajar yang dinamis bagi siswa.

Para siswa dari Sekolah Dasar Ngan Dua memberikan presentasi tentang AI. Para siswa dari Sekolah Dasar Ngan Dua memberikan presentasi tentang AI.

AI membantu mempersonalisasi jalur pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan belajar melalui konten interaktif. Paparan awal terhadap AI membantu anak-anak mengembangkan keterampilan digital, pemikiran logis, pemikiran kritis, dan keterampilan pemecahan masalah. Di tingkat sekolah dasar, pendidikan AI berkontribusi dalam membentuk pemahaman yang benar: AI hanyalah alat yang diciptakan oleh manusia untuk melayani kehidupan, sehingga membangun kebiasaan menggunakan teknologi dengan aman, sehat, dan bertanggung jawab. Bagi sekolah, AI menjadi "asisten" yang ampuh yang membantu guru merancang materi pembelajaran visual, berinovasi dalam metode pengajaran, dan mengurangi pekerjaan manual.

Selain manfaatnya, penerapan AI di sekolah dasar juga menghadirkan banyak kesulitan dan tantangan. Pada kenyataannya, siswa awalnya menyambut metode baru ini dengan antusias, karena kontennya dirancang agar mudah dipahami, dengan peningkatan latihan melalui permainan dan alat bantu visual. Rasa ingin tahu mereka jelas terpicu ketika mereka berinteraksi dengan aplikasi AI seperti pengenalan wajah, pengenalan objek, asisten suara, atau membuat produk pembelajaran dengan cepat dari ide dan skenario. Hal ini berkontribusi untuk menciptakan minat dan meningkatkan semangat belajar siswa.