U.23 Vietnam HARUS MENGANDALKAN DIRI SENDIRI
Timnas U-23 Vietnam telah memenangkan 2 dari 3 SEA Games terakhir, masing-masing pada tahun 2019 dan 2022, keduanya dengan rekor tak terkalahkan. Pada SEA Games ke-30 di Filipina, timnas U-23 Vietnam dinobatkan sebagai tim dengan serangan terbaik di turnamen (24 gol dalam 7 pertandingan). Tiga tahun kemudian, timnas muda Vietnam dinobatkan sebagai juara Asia Tenggara, kali ini dengan pertahanan paling solid (clean sheet sepanjang turnamen).
Bui Vi Hao merupakan pemain U.23 langka yang pernah bermain sebagai pemain inti tim nasional.
Foto: MINH TU
Namun, perlu diakui bahwa U-23 Vietnam berhasil menjuarai SEA Games ke-30 dan ke-31 terutama berkat pengalaman dan keberanian para pemain senior dalam skuad. Pada tahun 2019, Pelatih Park Hang-seo dengan bijak memasukkan Trong Hoang dan Hung Dung ke dalam daftar pemain turnamen (penyelenggara mengizinkan setiap tim untuk menggunakan 2 pemain senior). Dengan Trong Hoang yang gigih bermain di sayap kanan, dan Hung Dung yang gigih dan gigih bak "mesin" di lini tengah, U-23 Vietnam menyapu bersih semua lawan.
Pada tahun 2022, jumlah pemain di atas usia yang ditambahkan ke setiap tim telah meningkat menjadi 3. Kali ini, bukan hanya mereka yang menanggung beban, tetapi pemain di atas usia 23 tahun seperti Hung Dung, Hoang Duc, dan Tien Linh juga... berperan dalam mencetak gol, menciptakan peluang, dan membantu generasi muda meraih medali emas. Jejak generasi muda dalam dua medali emas SEA Games terakhir, meskipun ada satu, tidaklah kuat. Pada SEA Games ke-32 (2023), ketika panitia penyelenggara tidak lagi mengizinkan tim untuk menggunakan pemain di atas usia, sepak bola muda Vietnam hanya meraih medali perunggu.
Timnas U-23 Vietnam harus berdiri sendiri, tanpa bantuan dari para pemain seniornya, karena panitia penyelenggara SEA Games 2013 telah menghapus aturan penggunaan pemain yang lebih tua. Keputusan ini wajar, karena bagaimanapun juga, lapangan bermain untuk pemain muda memang seharusnya diperuntukkan bagi mereka. Para pemain U-23 perlu belajar mengatasi tekanan dan mengambil keputusan sendiri agar dapat mengumpulkan kualitas yang cukup untuk masuk ke tim nasional nantinya.
KERANGKA KERJA APA UNTUK U.23 Vietnam?
Timnas U-23 Vietnam akan berkompetisi dalam 3 turnamen besar pada paruh kedua tahun 2025. Dimulai dengan turnamen Asia Tenggara U-23 pada bulan Juli, dilanjutkan dengan kualifikasi Asia U-23 2026 pada bulan September, dan diakhiri dengan SEA Games ke-33 pada bulan Desember.
Jadwal kompetisi yang padat dan berkelanjutan menuntut tim U-23 Vietnam untuk memiliki kekuatan yang stabil dan konsisten. Kegagalan di kompetisi apa pun dapat menimbulkan "efek domino" yang akan mengguncang ambisi di turnamen-turnamen tersisa. Saat ini, pelatih Kim Sang-sik perlu membangun poros vertikal untuk tim U-23 Vietnam.
Berdasarkan pemain U-23 yang diberi kesempatan oleh Bapak Kim untuk bergabung dengan tim nasional untuk berlatih, terlihat bahwa kerangka tim telah terbentuk secara bertahap. Di posisi penjaga gawang, kiper Tran Trung Kien adalah pilihan utama. Trung Kien telah menjadi starter dalam 23 pertandingan untuk HAGL di V-League musim ini, dan sangat dihargai atas fisiknya (tinggi badan 1,9 m), refleks, dan kemampuannya untuk bergerak maju mundur. Trung Kien telah terus dipanggil ke tim nasional sejak akhir tahun 2024 untuk berlatih. Ia adalah pilihan utama di posisi penjaga gawang saat ini.
Di lini pertahanan, Ly Duc (HAGL) juga difavoritkan oleh Tuan Kim untuk dipanggil ke tim nasional di dua putaran terakhir. Ia merupakan "tameng" yang andal bagi timnas U-23 Vietnam. Bek tengah seperti Nhat Minh (Hai Phong) dan Van Ha ( Hanoi ) akan bersaing untuk memperebutkan posisi starter.
Di lini tengah, Thai Son (Thanh Hoa) dan Van Truong memiliki peluang bagus untuk menjadi starter, karena mereka telah bermain untuk tim nasional Vietnam di turnamen-turnamen besar. Di kedua sayap, Van Khang (The Cong Viettel), Phi Hoang (Da Nang), Van Cuong (SLNA), dan Viktor Le (Ha Tinh) memiliki peluang untuk dipercaya, karena mereka telah berpengalaman di berbagai turnamen besar maupun kecil. Dan di lini serang, Quoc Viet (Ninh Binh), Vi Hao ( Binh Duong ), dan Thanh Nhan (PVF-CAND) adalah "senjata" impresif yang telah diuji oleh tim nasional Vietnam.
Sebagai pemimpin, Van Khang (kapten U.20 Vietnam) adalah wajah yang dapat dipercaya, tetapi jangan lupa bahwa Van Truong, Quoc Viet atau Trung Kien juga dapat dipilih jika mereka menunjukkan kualitas kepemimpinan dan kompetisi yang berpengalaman.
Namun, secara teori, mereka merupakan kandidat potensial. Baru setelah ia melatih langsung timnas U-23 Vietnam mulai bulan depan, pelatih Kim Sang-sik dapat merancang strategi menyeluruh untuk menyusun pemain dan gaya bermain. Timnas U-23 Vietnam perlu segera memasuki fase stabil agar dapat bersaing demi ambisinya untuk bangkit.
Sumber: https://thanhnien.vn/ai-xung-dang-la-cho-dua-cho-u23-viet-nam-185250619213621286.htm
Komentar (0)