Menurut analis Ming-Chi Kuo, distributor Apple akan memulai produksi massal AirTag generasi berikutnya mulai kuartal keempat tahun 2024. Lebih dari tiga tahun lalu, AirTag pertama diluncurkan dengan harga eceran $29.
Pak Kuo mengungkapkan bahwa AirTag baru akan kompatibel dengan kacamata Vision Pro yang baru saja diperkenalkan Apple, dan terintegrasi sebagai bagian dari ekosistem komputasi ruang angkasa perusahaan. Namun, pakar tersebut tidak memberikan detail tentang perangkat baru atau fitur-fitur yang akan muncul pada lini produk unggulan Apple.
AirTag menarik perhatian karena kemampuannya untuk menyediakan pelacakan lokasi waktu nyata yang cukup akurat.
AirTag yang saat ini ada di pasaran dilengkapi dengan chip U1 buatan Apple sendiri, yang mendukung pelacakan lokasi yang tepat di tempat perangkat tersebut diletakkan. Analis Ming-Chi Kuo sebelumnya mengungkapkan bahwa seri iPhone 15 juga akan ditingkatkan ke chip Ultra Wideband, sebuah langkah yang membuat para ahli percaya bahwa Apple akan meningkatkan chip tersebut ke generasi U2 baik di iPhone baru maupun AirTag.
Dengan waktu lebih dari satu tahun tersisa hingga AirTag generasi kedua memasuki produksi massal, bocoran detail tentang produk tersebut kemungkinan akan terus muncul dalam beberapa bulan mendatang.
Di Vietnam, AirTag dijual oleh dealer resmi (AAR) dengan harga mulai dari 690.000 hingga 790.000 VND per tag, atau satu set berisi empat tag seharga sekitar 2,5 juta VND – harga yang cukup mahal untuk sebuah perangkat yang fungsi satu-satunya adalah untuk melacak barang-barang saat terpasang.
Tautan sumber






Komentar (0)