
Mangkuk berisi air "pendingin" di lapangan latihan.
Pada bulan Mei, ketika seluruh negeri memperingati ulang tahun ke-136 kelahiran Presiden besar Ho Chi Minh (19 Mei 1890 - 19 Mei 2026), suasana persaingan dalam "mengajar dengan baik, belajar dengan baik" lebih hidup dari sebelumnya di seluruh tempat pelatihan angkatan bersenjata di provinsi An Giang. Bagi para rekrutan baru yang baru saja meninggalkan pelukan keluarga mereka, ini adalah periode paling menantang untuk mengasah karakter seorang prajurit revolusioner.

Memahami kesulitan tersebut, pada tanggal 14 dan 15 Mei, Asosiasi Wanita Komando Militer Provinsi An Giang berkoordinasi dengan Persatuan Wanita dan Persatuan Pemuda setempat untuk menyelenggarakan program "Air untuk Lapangan Latihan". Perhentian dalam perjalanan yang bermakna ini adalah Batalyon 512 (Resimen 892) dan Batalyon 207 (Resimen 893).
Program ini bukan hanya kegiatan praktis untuk merayakan ulang tahun Presiden Ho Chi Minh, tetapi juga jembatan yang menghubungkan emosi dan menyampaikan pesan kepedulian dan kebersamaan yang mendalam dari dalam negeri ke garis depan.
Di bawah terik matahari wilayah barat daya Vietnam, para rekrutan baru dengan tekun berlatih baris-berbaris, teknik menembak, dan rencana taktis di lapangan latihan. Keringat membasahi kemeja mereka, wajah mereka terbakar matahari dan angin, tetapi mata mereka masih bersinar penuh tekad.

Selama istirahat, kehadiran para wanita dengan seragam sukarelawan hijau dan pakaian militer rapi mereka membawa angin segar. Botol air dingin, potongan buah manis, dan kue-kue kecil dibagikan kepada setiap prajurit.
“Sambil memegang semangkuk air dingin di tangan kami selama saat-saat paling melelahkan, kami tidak hanya merasakan kesejukan di tenggorokan tetapi juga kehangatan di hati kami. Perhatian dan kepedulian para wanita di unit ini menjadi motivasi bagi kami untuk berjanji pada diri sendiri untuk bekerja lebih keras lagi agar tidak mengecewakan kepercayaan dan kasih sayang semua orang,” ujar rekrutan baru Le Chi Nguyen, dari Batalyon 512, dengan penuh emosi.

Selain sekadar menyediakan air, program ini juga merupakan ruang budaya yang dinamis. Pertukaran budaya spontan antara rekrutan baru dan anggota serikat pemuda setempat menghidupkan sudut lapangan pelatihan. Lagu-lagu yang memuji Partai, Presiden Ho Chi Minh, cinta tanah air, dan tradisi gemilang Tentara Rakyat Vietnam bergema, menjembatani kesenjangan dan semakin memperkuat solidaritas antara militer dan rakyat.
Menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan rasa tanggung jawab.
Menyampaikan pandangannya tentang pentingnya kegiatan ini, Letnan Senior Tran Huynh Thi Le Huyen, Ketua Asosiasi Wanita Komando Militer Provinsi An Giang, mengatakan: “Program 'Mangkuk Air di Lapangan Latihan' adalah kegiatan praktis yang bertujuan untuk meningkatkan moral rekrutan baru. Melalui ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menanamkan kepercayaan diri dan tekad pada mereka, membantu mereka mengatasi kesulitan awal, aktif belajar dan berlatih untuk menjadi prajurit yang unggul.”

Secara khusus, dalam kerangka program tersebut, panitia penyelenggara memberikan 20 hadiah kepada rekrutan baru dari keluarga kurang mampu. Meskipun nilai materiilnya tidak terlalu besar, ini merupakan tindakan berbagi yang tepat waktu, menegaskan bahwa unit dan pemerintah daerah akan selalu mendukung mereka, memastikan bahwa tidak ada prajurit yang merasa sendirian dalam perjalanan pelatihan mereka.
Keberhasilan program "Air untuk Lapangan Latihan" pada tahun 2026 sekali lagi menegaskan peran pelopor dan rasa tanggung jawab Asosiasi Wanita Komando Militer Provinsi An Giang dalam kegiatan mendampingi pasukan.

Koordinasi yang erat antara angkatan bersenjata dan organisasi sosial-politik lokal tidak hanya membantu membangun lingkungan budaya yang sehat di dalam militer, tetapi juga berkontribusi pada penguatan fondasi dukungan rakyat yang solid.
Mangkuk-mangkuk berisi air ini, yang diberikan dengan kebaikan hati yang tulus hari ini, merupakan sumber vitalitas, memberikan kekuatan kepada para rekrutan baru sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang dan bertekad untuk menyelesaikan tugas pelatihan mereka dengan sangat baik pada tahun 2026, menghayati gelar "Tentara Ho Chi Minh" di tanah kelahiran Presiden Ton Duc Thang.
Saat kendaraan yang membawa delegasi itu berangkat, kesegaran air dari mangkuk-mangkuk itu seolah masih terasa di bibir mereka, dan senyum para prajurit muda itu masih bersinar terang di bawah sinar matahari sore di lapangan latihan—senyum penuh percaya diri dan tekad.




Sumber: https://nhandan.vn/am-ap-bat-nuoc-thao-truong-post962337.html






Komentar (0)