
Anthropic, pengembang chatbot Claude, secara resmi telah melampaui OpenAI untuk menjadi perusahaan rintisan AI paling berharga di dunia . - Foto: AP
Menurut The Guardian , valuasi baru Anthropic menunjukkan pergeseran dramatis dalam keseimbangan kekuatan di dalam industri kecerdasan buatan (AI), yang mencerminkan meningkatnya pengaruh chatbot Claude baik secara komersial maupun budaya.
Perjanjian ini juga diperkirakan akan berdampak signifikan pada gelombang penawaran umum perdana (IPO) tahun ini, termasuk pesaing utama seperti OpenAI dan SpaceX.
Anthropic menyatakan bahwa putaran pendanaan baru ini, yang dipimpin oleh Altimeter Capital, Dragoneer, Greenoaks, dan Sequoia Capital, adalah bukti bahwa model AI dan visi pengembangan teknologinya semakin mendapatkan tempat.
"Claude menjadi alat yang sangat diperlukan bagi basis pelanggan global kami yang terus berkembang. Kami terus berupaya untuk membuat produk seperti Claude Code dan Cowork lebih bermanfaat, andal, dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan pengguna," kata Chief Financial Officer Anthropic, Krishna Rao.
Selain lebih berfokus pada pelanggan perusahaan dan layanan pemrograman dibandingkan beberapa pesaing yang menargetkan pengguna umum, Anthropic juga membangun citra perusahaan yang memprioritaskan keamanan AI.
Awal bulan ini, salah satu pendiri Anthropic menghadiri sebuah acara yang juga dihadiri oleh Paus Leo XIV. Acara tersebut mengangkat kekhawatiran tentang risiko yang dapat ditimbulkan oleh AI dan menyerukan peningkatan regulasi terhadap teknologi tersebut.
Selain itu, Anthropic juga diprediksi akan menjadi kekuatan berpengaruh dalam pemilihan paruh waktu AS, dengan menghabiskan jutaan dolar untuk melobi guna mendukung kandidat dan rancangan undang-undang yang sejalan dengan pandangan regulasi AI perusahaan tersebut.
Perusahaan tersebut menyerukan peningkatan pengawasan pemerintah terhadap AI, berbeda dengan banyak pemimpin teknologi lainnya dan OpenAI sendiri, yang menganjurkan kerangka peraturan yang lebih liberal.
Sumber: https://tuoitre.vn/anthropic-soan-ngoi-openai-thanh-cong-ty-ai-gia-tri-nhat-the-gioi-20260529173729427.htm








Komentar (0)