Ketertarikan Apple pada DeepSeek berawal dari kemampuannya untuk berkinerja serupa dengan ChatGPT tanpa memerlukan perangkat keras kelas atas, sesuatu yang menjadi kendala bagi banyak perusahaan AI di Tiongkok. Meskipun DeepSeek mungkin telah menggunakan konten dari ChatGPT untuk melatih versi awalnya, metode barunya memungkinkan lebih banyak tugas untuk dilakukan dengan biaya lebih rendah, sehingga menawarkan solusi AI berkualitas tinggi dan terjangkau bagi pengguna.
Integrasi DeepSeek akan membantu Apple menghadirkan Apple Intelligence kepada pengguna di Tiongkok.
FOTO: Tangkapan layar dari CNN
Sementara industri AI berfokus pada kekuatan perangkat keras, munculnya DeepSeek telah mengalihkan perhatian ke ide-ide optimasi perangkat lunak. Lebih penting lagi, hal ini telah menarik perhatian Apple karena perusahaan tersebut dapat memanfaatkan beberapa ide DeepSeek untuk model AI-nya, khususnya di iOS 19 dan pembaruan mendatang.
Namun, Apple mungkin tidak akan mengintegrasikan DeepSeek ke iPhone dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan dengan ChatGPT dan layanan chatbot lainnya. Sebaliknya, ini adalah langkah yang diperlukan bagi Apple di Tiongkok, di mana penjualan iPhone mengalami penurunan. Apple Intelligence belum benar-benar luar biasa, terutama jika dibandingkan dengan kemampuan ChatGPT dan fitur-fitur yang dibawa Google ke perangkat Android. Apple Intelligence masih dalam pengembangan dan mungkin akan mengecewakan pengguna di tahun-tahun awalnya.
DeepSeek membuat iPhone lebih menarik bagi konsumen Tiongkok.
Masalah utama dengan Apple Intelligence adalah bahwa layanan ini belum tersedia di Tiongkok. Untuk beroperasi di pasar ini, Apple perlu bermitra dengan penyedia AI lain, menggantikan ChatGPT dengan solusi lokal. Baidu adalah salah satu nama yang telah disebutkan, tetapi DeepSeek bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk Apple. Perusahaan dapat menandatangani kemitraan untuk mengintegrasikan chatbot DeepSeek ke dalam Apple Intelligence, dengan menerapkan perlindungan privasi yang ketat bagi pengguna. Pengguna di Tiongkok masih terbatas pada pilihan AI lokal karena model AI berbasis AS tidak tersedia di sana.
Spekulasi ini sangat masuk akal, terutama mengingat popularitas dan kinerja DeepSeek. Apple telah menggunakan ChatGPT untuk Apple Intelligence, dan mereka dapat melakukan hal yang sama dengan DeepSeek di Tiongkok. Bahkan, seorang pengguna Weibo memposting informasi yang menunjukkan bahwa Apple sedang mempertimbangkan untuk mengintegrasikan DeepSeek ke dalam iOS 19, tidak hanya untuk pasar Tiongkok tetapi juga untuk AS dan Eropa, setelah mengatasi masalah keamanan dan privasi.
Meskipun belum jelas apakah informasi ini akurat, menggunakan DeepSeek untuk versi bahasa Mandarin dari Apple Intelligence adalah ide yang logis. Apple mungkin tidak akan segera merilis DeepSeek secara internasional, tetapi mereka telah mengkonfirmasi akan menambahkan chatbot lain ke Apple Intelligence setelah ChatGPT.
Sumber: https://thanhnien.vn/apple-dat-niem-tin-vao-deepseek-cho-iphone-185250204092854686.htm






Komentar (0)