![]() |
Arsenal melewatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dengan Manchester City. Foto: Reuters . |
Pada dini hari tanggal 9 Januari, Liverpool bermain imbang 0-0 dengan Arsenal di Stadion Emirates, sehingga drama dalam perebutan gelar Liga Premier tetap berlanjut. Namun, kejadian di lapangan membuat banyak penggemar kecewa.
Sebagian penggemar percaya bahwa kedua tim memilih pendekatan yang hati-hati, bahkan menunjukkan sedikit rasa waspada terhadap lawan mereka. Pertandingan tersebut menampilkan banyak benturan fisik, tetapi baik Arsenal maupun Liverpool tidak mau menyerang secara agresif untuk mencari gol.
Seorang pengguna media sosial berkomentar: "Kedua tim ingin menang tetapi sama-sama takut kalah." Penggemar lain menyatakan: "Pertandingan itu sangat mengecewakan bagi saya." Sementara itu, pendapat lain menyatakan: "Arsenal seharusnya bertekad untuk menang agar bisa menjaga jarak aman dari Man City, tetapi Mikel Arteta terlalu khawatir."
Menurut Opta , ini adalah kali pertama Arsenal dan Liverpool bermain imbang 0-0 di Liga Premier sejak September 2015. Sejak pertandingan itu, kedua tim telah mencetak total 79 gol dalam 20 pertemuan liga domestik, dengan rata-rata 3,95 gol per pertandingan.
Secara statistik, Arsenal melepaskan 6 tembakan dalam pertandingan tersebut, dengan 2 di antaranya tepat sasaran. Liverpool bahkan lebih buruk dengan hanya 3 tembakan dan tidak satu pun yang tepat sasaran.
Setelah hasil imbang ini, Arsenal tetap berada di puncak klasemen Liga Premier dengan 49 poin, enam poin di atas Manchester City yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Liverpool berada di posisi keempat dengan 35 poin.
Sumber: https://znews.vn/arsenal-liverpool-khien-cdv-phan-no-post1618198.html








Komentar (0)