Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Tiga cara berbahaya untuk mengonsumsi sayuran.

VnExpressVnExpress20/10/2023


Mengonsumsi sayuran mentah, sayuran yang dibiarkan semalaman, atau banyak sayuran acar tidak baik untuk kesehatan Anda.

Sayuran menyediakan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Menurut Dr. Dang Ngoc Hung dari Institut Penelitian dan Konsultasi Nutrisi, sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan kangkung air kaya akan vitamin C, K, dan folat, sedangkan sayuran berwarna-warni seperti bayam, kubis ungu, tomat, brokoli, dan paprika kaya akan vitamin C, beta-karoten, dan flavonoid, yang mengurangi oksidasi, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mencegah penyakit. Selain itu, sayuran juga tinggi serat, yang melindungi sistem pencernaan dan menurunkan kolesterol.

Namun, ada tiga cara mengonsumsi sayuran yang sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan masalah kesehatan, yaitu:

Makan sayuran mentah

Banyak orang memiliki kebiasaan mengonsumsi sayuran mentah bersama makanan lain. Padahal, sayuran mentah yang belum diolah memiliki banyak risiko, termasuk kontaminasi dengan pengawet, pestisida, dan hormon pertumbuhan. Selain itu, ada risiko kontaminasi bakteri karena pencucian yang tidak tepat atau kondisi penyimpanan yang tidak higienis. Seiring waktu, zat-zat berbahaya ini menumpuk di dalam tubuh, yang merugikan kesehatan.

Anda sebaiknya hanya mengonsumsi sayuran mentah jika sayuran tersebut ditanam sendiri, organik, atau berasal dari sumber yang dapat dilacak dengan jelas. Sebaliknya, sayuran yang dibeli dari pasar, yang proses penanaman dan transportasinya tidak jelas, sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Suhu tinggi dan air panas dapat menyebabkan beberapa zat kimia dalam sayuran menguap.

Saat makan sup mie, Anda sebaiknya meminta pemilik warung untuk merebus sayuran dalam air panas terlebih dahulu, daripada memakannya mentah-mentah.

Konsumsilah sayuran yang telah dibiarkan semalaman.

Banyak keluarga memiliki kebiasaan menyimpan sisa sayuran dari malam sebelumnya untuk digunakan sebagai sarapan atau makan siang keesokan harinya. Namun, beberapa sayuran berdaun hijau dapat mengandung kadar nitrat yang tinggi, dan jika dibiarkan semalaman, kandungan nitrat dapat dengan mudah berubah menjadi nitrit. Sayuran seperti kembang kol, bayam, pakcoy, brokoli, lobak, wortel, dan seledri mengandung lebih banyak nitrat daripada sayuran lainnya.

Nitrit pada dasarnya tidak beracun, tetapi jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan pembentukan nitrosamin—zat karsinogenik. Tentu saja, tidak semua sayuran menghasilkan nitrit setelah dibiarkan semalaman. Namun demi keamanan, sebaiknya Anda mengonsumsi semuanya sekaligus untuk menghindari asupan nitrit yang tidak perlu.

Konsumsilah banyak acar sayuran.

Sayuran yang diasamkan membantu mengawetkannya lebih lama, sekaligus memberikan rasa asam dan sedikit asin yang lezat saat dimakan bersama nasi. Namun, mengonsumsi sayuran yang diolah dengan cara ini tidak disarankan oleh para ahli karena mengandung banyak garam, yang tidak baik untuk tekanan darah dan gula darah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan bahwa semakin tinggi kandungan garam dalam makanan, semakin besar risiko kanker lambung. Garam dapat meningkatkan risiko tukak lambung, mendorong pertumbuhan bakteri H. pylori, dan meningkatkan risiko pembentukan kanker.

Secara umum, sayuran acar sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. Sebaiknya, Anda mengolahnya dengan cara dikukus atau direbus.

Thuy Quynh



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Fitur tradisional

Fitur tradisional

Gadis kecil yang menjual bunga lotus

Gadis kecil yang menjual bunga lotus

PASAR NEGERI

PASAR NEGERI