
Para petani secara teratur mengunjungi ladang mereka.
Dengan bimbingan dan informasi dari petugas pertanian setempat, keluarga Bapak Sam Van Khoa di Dusun 2, Komune Nam Dong, secara rutin mengunjungi lahan padi seluas 1 hektar mereka untuk merawatnya. Bapak Khoa percaya bahwa hampir sebulan setelah penanaman, tanaman padi mengembangkan batang yang kuat dan daun muda. Cuaca juga tidak dapat diprediksi, dengan suhu rendah selama beberapa hari, sehingga memudahkan hama dan penyakit untuk berkembang. Oleh karena itu, ia fokus pada pemeriksaan lahan untuk segera mendeteksi hama dan penyakit seperti ulat penggulung daun, penggerek batang, dan tikus, serta menjaga kadar air yang moderat di lahan untuk menjaga padi tetap hangat. Bapak Khoa menekankan pentingnya pemberian pupuk NPK seimbang pada aplikasi pertama untuk memastikan tanaman padi kuat dan sehat.
Menurut Komite Rakyat Komune Nam Dong, wilayah tersebut saat ini memasuki musim produksi tanaman jangka pendek tahunan, dengan tanaman utama seperti padi, jagung, ubi jalar, berbagai jenis kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Untuk memastikan produksi yang aman dan meminimalkan kerusakan akibat hama dan penyakit, tim penyuluhan pertanian dan perlindungan tanaman komune secara teratur memantau lahan pertanian, dan segera membimbing masyarakat dalam menerapkan tindakan pengendalian hama dan penyakit. Wilayah tersebut secara aktif mendorong dan membimbing masyarakat untuk melakukan perawatan terpusat dan serentak setelah penanaman untuk membatasi kemunculan, penyebaran, dan kerusakan yang disebabkan oleh hama dan penyakit, sekaligus secara proaktif mencegah risiko kekeringan di akhir musim. Pemantauan menunjukkan bahwa, saat ini, tanaman di komune tumbuh dan berkembang dengan stabil; hama dan penyakit muncul secara sporadis tetapi belum menimbulkan dampak yang signifikan.
Di komune Quang Son, lahan yang diperuntukkan untuk tanaman sayuran musim dingin-semi cukup luas, sekitar 400 hektar, termasuk sayuran berdaun, umbi, dan buah. Belakangan ini, cuaca di daerah tersebut tidak menentu, sehingga memengaruhi tanaman. Oleh karena itu, Pusat Pelayanan Umum komune dan departemen ekonomi telah meningkatkan bimbingan kepada petani tentang perawatan, irigasi, dan metode pemupukan yang tepat. Saat ini, semua sayuran tumbuh dan berkembang dengan baik, dengan hama dan penyakit umum seperti ulat kubis, ulat hijau, penggerek batang, dan embun tepung hanya terjadi sesekali. Petani menerapkan panen bertahap untuk memasok pasar.
Pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit secara proaktif.
Menurut Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup, per tanggal 31 Desember 2025, seluruh provinsi telah membudidayakan lebih dari 42.700 hektar tanaman musim semi-musim dingin, sebagian besar berupa padi, sayuran, dan bunga. Pemantauan menunjukkan bahwa semua tanaman berkembang normal, dengan kerusakan hama dan penyakit yang sangat minim. Tanaman musim semi-musim dingin merupakan musim produksi tanaman jangka pendek terbesar dalam setahun di banyak daerah; oleh karena itu, departemen telah secara proaktif membimbing dan mendukung petani dalam pengendalian hama dan penyakit untuk memastikan produksi yang aman dan efisien.
Unit-unit khusus di bawah Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup membimbing dan memperluas program Pengelolaan Hama Terpadu (IPM) pada berbagai tanaman, dengan menggunakan varietas yang tahan penyakit dan hama. Bersamaan dengan itu, departemen tersebut menyarankan petani untuk menggunakan pupuk organik dan pupuk majemuk NPK dengan tambahan makro dan mikronutrien secara rasional, seimbang, dan efektif untuk membantu tanaman tumbuh dengan baik, meningkatkan ketahanan terhadap penyakit, dan beradaptasi dengan kondisi cuaca buruk. Petani harus mempromosikan penerapan proses "3 pengurangan, 3 peningkatan" untuk budidaya padi: mengurangi jumlah benih yang ditabur, mengurangi jumlah pestisida dan fungisida, dan mengurangi jumlah pupuk nitrogen; meningkatkan hasil panen padi, meningkatkan kualitas padi, dan meningkatkan efisiensi ekonomi . Petani harus meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan ekonomi penggunaan pupuk; dan menggunakan produk perlindungan tanaman sesuai dengan "4 prinsip yang benar" untuk meningkatkan kualitas produk dan memenuhi permintaan pasar.
Menurut Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup, tim teknis departemen secara rutin memantau kondisi cuaca, prakiraan, dan memprediksi perkembangan hama dan penyakit pada tanaman. Perhatian khusus diberikan pada beberapa hama dan penyakit yang menyerang tanaman jangka pendek seperti: hawar padi, bercak cokelat, thrips, dan penggulung daun pada padi; bercak cokelat dan ulat tentara gugur pada jagung; dan layu serta busuk akar pada berbagai jenis kacang-kacangan. Berdasarkan hal ini, departemen memberikan prakiraan, rekomendasi, dan panduan khusus tentang tindakan pengobatan tepat waktu untuk memastikan hasil panen dan kualitas produk.
Sumber: https://baolamdong.vn/bam-sat-dong-ruong-bao-ve-san-xuat-vu-dong-xuan-416487.html








Komentar (0)