Salah satu kegiatan penting baru-baru ini adalah Kontes Promosi dan Pengenalan Buku dengan tema "Epos Bangsa," yang mendapat minat besar dan partisipasi antusias dari sejumlah besar mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di seluruh kampus.
Kompetisi ini diadakan di tengah peristiwa nasional yang penting: peringatan 50 tahun Pembebasan Vietnam Selatan dan Reunifikasi Nasional (30 April 1975 - 30 April 2025) dan peringatan 135 tahun kelahiran Presiden Ho Chi Minh (19 Mei 1890 - 19 Mei 2025). Melalui presentasi langsung di hadapan panel juri, para siswa tidak hanya memperkenalkan isi buku tetapi juga berbagi kisah-kisah yang menyentuh dan emosi tulus seputar karya-karya tentang sejarah nasional. Setiap presentasi merupakan cerminan patriotisme, kebanggaan nasional, dan keinginan untuk berkontribusi. Yang patut dicatat, kehadiran Ibu Nguyen Kim Dieu, Wakil Direktur Perpustakaan Provinsi, sebagai juri tamu, memberikan komentar yang mendalam dan pengalaman praktis, membantu siswa meningkatkan keterampilan presentasi mereka dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menginspirasi melalui buku.
Kontes Promosi dan Pengenalan Buku menyediakan platform yang bermakna bagi para siswa.
Dalam kerangka kompetisi tersebut, banyak mahasiswa mengungkapkan kegembiraan mereka karena untuk pertama kalinya berada di atas panggung untuk berbagi pemikiran mereka tentang buku-buku sejarah. Le Nhuan Ngan, seorang mahasiswa administrasi bisnis tahun ketiga, mengaku: "Ini bukan hanya kompetisi, tetapi kesempatan bagi saya untuk lebih memahami nilai buku dan merasakan kebanggaan nasional melalui setiap halamannya. Kisah-kisah tentang pahlawan nasional menyentuh hati saya dan membuat saya lebih menghargai kedamaian yang saya miliki. Saya merasa lebih bangga dan memahami tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh kaum muda di era baru ini: belajar dan berlatih keras untuk berkontribusi dalam melayani tanah air dan negara." Penyebaran positif ini menunjukkan kekuatan luar biasa buku dalam memelihara jiwa dan menumbuhkan patriotisme pada generasi muda.
Selain kompetisi, kampus cabang ini juga melaksanakan banyak kegiatan paralel untuk lebih menyebarkan budaya membaca di kalangan mahasiswa. Klub Baca BDU Ca Mau merupakan salah satu kegiatan unggulan dengan program-program bermakna seperti sesi ulasan buku bulanan dan "Aku Ceritakan Kisahku," di mana mahasiswa berbagi buku favorit dan perasaan pribadi mereka. Perpustakaan kampus cabang ini juga secara rutin menyelenggarakan pameran buku bertema setiap bulan, menciptakan ruang yang ramah dan menarik yang memikat mahasiswa.
Selain itu, kunjungan dan penjelajahan perpustakaan provinsi, atau pertukaran tematik dengan klub buku di sekolah menengah di provinsi tersebut, membantu siswa memperoleh pengalaman baru, memperluas wawasan mereka, dan membangun hubungan antar generasi pecinta buku.
Patut dipuji bahwa Universitas Binh Duong selalu menganggap buku sebagai salah satu dari lima guru terpenting dalam perjalanan belajar dan pelatihan mahasiswanya. Buku tidak hanya membuka gudang pengetahuan tetapi juga mengajarkan moralitas, membantu membentuk karakter, dan menumbuhkan nilai-nilai kehidupan yang abadi. Dalam masyarakat di mana tekanan dan laju perkembangan terkadang menyebabkan orang menyimpang dari nilai-nilai inti, mempertahankan budaya membaca adalah cara bagi generasi muda untuk melestarikan identitas mereka dan memperkaya kehidupan spiritual mereka. Kampus cabang berharap bahwa, dengan beragam kegiatan praktis ini, budaya membaca akan terus dipupuk dan disebarkan lebih kuat lagi di kalangan mahasiswa.
Sekolah terus memperluas hubungannya dengan organisasi dan unit lain untuk menciptakan platform dan forum yang lebih bermakna, sehingga tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga berkontribusi pada pembentukan generasi siswa yang percaya diri, cakap, dan berempati.
Minh Sang
Sumber: https://baocamau.vn/ban-hung-ca-dat-nuoc-lan-toa-tri-thuc-tu-hao-dan-toc-a38913.html






Komentar (0)