Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Krisis kesehatan mental yang mengkhawatirkan

Sebuah laporan yang diterbitkan pada tanggal 30 April oleh Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menyatakan bahwa kesehatan mental yang buruk adalah salah satu tantangan kesehatan masyarakat dan ekonomi terbesar di Eropa, dengan biaya sekitar 76 miliar euro setiap tahunnya. Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyuarakan kekhawatiran tentang masalah ini.

Báo Cần ThơBáo Cần Thơ02/05/2026

Gangguan mental merupakan beban perawatan kesehatan yang terus meningkat di seluruh dunia.

OECD menyatakan bahwa sebagian besar biaya tersebut berasal dari fakta bahwa penyakit mental memperburuk penyakit fisik lainnya, yang menyebabkan perawatan yang lebih kompleks dan mahal. Perkiraan juga menunjukkan bahwa penyakit-penyakit ini akan sangat berdampak pada pasar tenaga kerja, menyebabkan penurunan rata-rata tahunan sebesar 1,7% dari PDB antara tahun 2025 dan 2050.

Menurut OECD, gangguan depresi mayor, gangguan kecemasan umum, dan gangguan penggunaan alkohol akan menyebabkan penurunan angka harapan hidup sehat sebesar 2,5 tahun di seluruh Uni Eropa (UE) selama 25 tahun ke depan, setara dengan sekitar 28.000 kematian prematur per tahun. Di seluruh negara OECD, prevalensi gangguan mental telah meningkat hampir 21% dalam dua dekade terakhir. Gangguan kecemasan adalah yang paling umum, mencakup sekitar 40% dari semua kasus, diikuti oleh gangguan depresi sebesar 20% dan gangguan penggunaan zat sebesar 17%.

Laporan tersebut menunjukkan sejumlah faktor sosial dan lingkungan sebagai penyebab utama peningkatan ini. Pembatasan wilayah (lockdown) awal COVID-19, perang, ketidakstabilan geopolitik , dan krisis ekonomi semuanya berkontribusi pada penurunan kesehatan mental. Laporan tersebut menyatakan: “Kecemasan tentang perubahan iklim telah muncul sebagai masalah signifikan bagi kaum muda, dengan 84% kaum muda di seluruh dunia melaporkan kecemasan tingkat sedang hingga ekstrem tentang masa depan planet ini.” Penggunaan media sosial yang berlebihan juga muncul sebagai masalah signifikan, terutama di kalangan populasi yang lebih muda.

Sementara itu, menurut laporan dari Universitas Michigan, setidaknya 55 juta orang di AS menderita beberapa bentuk gangguan mental, yang merugikan perekonomian sebesar $282 miliar setiap tahunnya.

Secara global, WHO mendesak berbagai negara untuk mengambil tindakan segera guna mengatasi krisis kesehatan mental yang semakin meningkat.

Sebuah laporan WHO menunjukkan bahwa lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan mental, tetapi hanya 9% dari mereka yang menderita depresi menerima perawatan. Secara khusus, kesehatan mental kaum muda sangat terpengaruh oleh meningkatnya media sosial dan dampak berkepanjangan dari pandemi COVID-19.

Rata-rata, lebih dari satu dari setiap 100 kematian disebabkan oleh bunuh diri, dan untuk setiap kematian, terdapat 20 percobaan bunuh diri. Pada tahun 2021, diperkirakan terjadi 727.000 kasus bunuh diri di seluruh dunia, menjadikan bunuh diri sebagai penyebab kematian utama di kalangan anak muda.

WHO juga memperingatkan bahwa anggaran rata-rata yang dialokasikan pemerintah untuk perawatan kesehatan mental rendah, hanya sebesar 2% dari total anggaran kesehatan, dan angka ini tetap tidak berubah sejak 2017. Menurut rekomendasi WHO, mereformasi layanan kesehatan mental adalah salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi kesehatan masyarakat global saat ini.

HARI NASIONAL (Kompilasi)

Sumber: https://baocantho.com.vn/bao-dong-khung-hoang-suc-khoe-tam-than-a203536.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hari Nenek

Hari Nenek

Danau Hoan Kiem

Danau Hoan Kiem

Hào khí Thăng Long

Hào khí Thăng Long