Laporan tersebut menunjukkan sejumlah faktor sosial dan lingkungan sebagai penyebab utama peningkatan ini. Pembatasan wilayah (lockdown) awal COVID-19, perang, ketidakstabilan geopolitik , dan krisis ekonomi semuanya berkontribusi pada penurunan kesehatan mental. Laporan tersebut menyatakan: “Kecemasan tentang perubahan iklim telah muncul sebagai masalah signifikan bagi kaum muda, dengan 84% kaum muda di seluruh dunia melaporkan kecemasan tingkat sedang hingga ekstrem tentang masa depan planet ini.” Penggunaan media sosial yang berlebihan juga muncul sebagai masalah signifikan, terutama di kalangan populasi yang lebih muda.
Sementara itu, menurut laporan dari Universitas Michigan, setidaknya 55 juta orang di AS menderita beberapa bentuk gangguan mental, yang merugikan perekonomian sebesar $282 miliar setiap tahunnya.
Secara global, WHO mendesak berbagai negara untuk mengambil tindakan segera guna mengatasi krisis kesehatan mental yang semakin meningkat.
Sebuah laporan WHO menunjukkan bahwa lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan mental, tetapi hanya 9% dari mereka yang menderita depresi menerima perawatan. Secara khusus, kesehatan mental kaum muda sangat terpengaruh oleh meningkatnya media sosial dan dampak berkepanjangan dari pandemi COVID-19.
Rata-rata, lebih dari satu dari setiap 100 kematian disebabkan oleh bunuh diri, dan untuk setiap kematian, terdapat 20 percobaan bunuh diri. Pada tahun 2021, diperkirakan terjadi 727.000 kasus bunuh diri di seluruh dunia, menjadikan bunuh diri sebagai penyebab kematian utama di kalangan anak muda.
WHO juga memperingatkan bahwa anggaran rata-rata yang dialokasikan pemerintah untuk perawatan kesehatan mental rendah, hanya sebesar 2% dari total anggaran kesehatan, dan angka ini tetap tidak berubah sejak 2017. Menurut rekomendasi WHO, mereformasi layanan kesehatan mental adalah salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi kesehatan masyarakat global saat ini.
HARI NASIONAL (Kompilasi)
Sumber: https://baocantho.com.vn/bao-dong-khung-hoang-suc-khoe-tam-than-a203536.html









Komentar (0)