| Para anggota serikat pemuda di kelurahan Binh Thuan mengumpulkan sampah dan membersihkan saluran air di sepanjang aliran sungai yang melewati daerah tersebut. |
Demikian pula, di waduk irigasi Ho Cheo, yang meliputi area seluas 6 hektar di komune Nhu Han, limbah ternak dari beberapa rumah tangga yang tinggal di sekitar area tersebut semakin menumpuk. Jika tidak ada tindakan pencegahan yang diambil, risiko pencemaran air sangat mungkin terjadi.
Area pengumpulan dan penyimpanan air di sini bukan hanya waduk buatan, tetapi juga mencakup ekosistem yang luas. Ini adalah "bank air" alam, yang memainkan peran penting dalam mengatur aliran air, mengurangi risiko bencana alam, dan memastikan pasokan air untuk kehidupan sehari-hari dan produksi.
Namun, "cadangan air" semakin menyusut dan memburuk secara signifikan. Di bawah tekanan urbanisasi dan industrialisasi, lahan basah dan hutan tepi sungai telah diurug dan diubah menjadi kawasan perkotaan, zona industri, atau lokasi konstruksi. Perambahan dasar sungai dan danau untuk perumahan dan konstruksi ilegal telah secara signifikan mengurangi kapasitas penyimpanan dan drainase air. Ketika hujan lebat terjadi, tidak ada tempat untuk menyimpan atau mengalirkan air, yang menyebabkan banjir lokal. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, banjir telah menjadi hal biasa selama hujan lebat, tidak hanya di daerah perkotaan tetapi juga di daerah pedesaan. Lebih lanjut, selama periode cuaca panas yang berkepanjangan, cadangan air yang tidak mencukupi menyebabkan kekeringan parah.
Masalah ruang pengumpulan dan penyimpanan air bukan lagi semata-mata tanggung jawab sektor Irigasi atau Lingkungan Hidup, tetapi telah menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Bapak Phung The Hieu, Kepala Departemen Geologi, Sumber Daya Mineral dan Sumber Daya Air (Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup), menyatakan: Melindungi ruang pengumpulan dan penyimpanan air memastikan keberlanjutan lingkungan. Pihak berwenang di semua tingkatan membutuhkan rencana yang jelas dan tegas untuk melindungi area-area ini; tindakan tegas harus diambil terhadap perambahan dan perusakan. Yang terpenting, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar setiap warga memahami nilai ruang-ruang ini dan bekerja sama untuk melindunginya.
Menurut Phung The Hieu, Kepala Departemen Geologi, Mineral dan Sumber Daya Air (Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup), sudah saatnya kita berhenti hanya berfokus pada pembangunan "permukaan" dan melupakan fondasi kokoh di bawahnya. Melindungi area pengambilan dan penyimpanan air berarti melindungi mata pencaharian kita dan generasi mendatang. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi dampak perubahan iklim tetapi juga memastikan keamanan air, menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.
Mari kita bertindak bersama sekarang. Setiap kolam, danau, tepi sungai, aliran air, atau kanal yang dilindungi, atau setiap pohon yang ditanam, adalah cara untuk mengungkapkan iman dan harapan kita akan masa depan yang lebih baik.
Teks dan foto: Doan Thu
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/xa-hoi/202509/bao-ve-khong-gian-thu-tru-nuoc-5864613/







Komentar (0)