Sanksi administratif di bidang transportasi jalan diatur oleh Keputusan Pemerintah Nomor 100100/2019 yang dikeluarkan pada tahun 2019. Keputusan tersebut tidak secara spesifik menyebutkan pelanggaran terkait menyalakan atau mematikan lampu sein, tetapi hanya secara umum mendefinisikan pelanggaran tidak memberikan sinyal peringatan terlebih dahulu.
Dekrit 100/2019, yang diubah oleh Dekrit 123/2021/ND-CP, juga tidak menentukan pelanggaran terkait dengan apakah lampu sein menyala atau tidak; dekrit tersebut hanya mengatur pelanggaran terkait dengan perubahan arah atau lajur tanpa memberi sinyal.
Oleh karena itu, Keputusan 100/2019, yang diubah dengan Keputusan 123/2021/ND-CP, menetapkan pelanggaran-pelanggaran berikut yang berkaitan dengan perubahan arah atau lajur tanpa memberi sinyal terlebih dahulu:
Untuk sepeda motor
- Denda sebesar 100.000 hingga 200.000 VND akan dikenakan bagi pelanggar yang berpindah jalur tanpa memberi isyarat sebagaimana diwajibkan (poin i, klausul 1, Pasal 6 Peraturan Pemerintah 100/2019/ND-CP).
- Denda sebesar 400.000 hingga 600.000 VND akan dikenakan untuk pelanggaran berikut: mengubah arah tanpa mengurangi kecepatan atau tanpa memberi sinyal belok; berbelok kiri di lokasi dengan rambu yang melarang belok kiri untuk jenis kendaraan yang dikendarai, dan sebaliknya untuk berbelok kanan (poin a, klausul 3, Pasal 6 Peraturan Pemerintah 100/2019/ND-CP).
Polisi lalu lintas dari Departemen Keamanan Publik Da Nang sedang mengatur lalu lintas.
Untuk mobil
- Denda sebesar 400.000 hingga 600.000 VND akan dikenakan bagi mereka yang berpindah jalur tanpa memberi sinyal (poin a, klausul 2, Pasal 5 Peraturan Pemerintah 100/2019/ND-CP).
- Denda sebesar 800.000 hingga 1.000.000 VND akan dikenakan untuk pelanggaran berpindah jalur tanpa menggunakan lampu sein (Pasal c, poin 3, Pasal 5 Peraturan Pemerintah 100/2019/ND-CP).
- Denda sebesar 4 juta hingga 6 juta VND dan penangguhan SIM selama 1 hingga 3 bulan akan dikenakan bagi mereka yang berpindah jalur tanpa memberi sinyal di jalan raya.
Traktor, kendaraan khusus
Denda sebesar 800.000 hingga 1.000.000 VND akan dikenakan bagi pelanggar yang berpindah jalur tanpa memberi sinyal di jalan raya (Pasal d, poin 4 dan Pasal a, poin 10, Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 100/2019/ND-CP).
Dibandingkan dengan peraturan di atas, tidak ada pelanggaran yang didefinisikan sebagai memberi isyarat tetapi gagal mengubah arah atau memberi isyarat tetapi gagal berpindah lajur. Dekrit 100 hanya mengatur pelanggaran mengubah arah atau lajur tanpa memberi isyarat.
Dekrit 100 tidak menyebutkan sanksi untuk penggunaan lampu sein yang tidak tepat. Namun, Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Raya tahun 2008 menetapkan bahwa ketika ingin mengubah arah, pengemudi harus mengurangi kecepatan dan memberikan lampu sein.
Oleh karena itu, memberi sinyal belok kiri tetapi berbelok ke kanan, atau sebaliknya, tidak menunjukkan arah belok dan dapat berbahaya bagi kendaraan di belakang. Akibatnya, memberi sinyal ke arah yang salah tetap dapat mengakibatkan penalti, sama seperti mengubah arah tanpa memberi sinyal.
CHAU THU
Sumber






Komentar (0)