Matthijs De Ligt mengalami masalah dengan pasangannya. |
Menurut media Belanda, alasannya berasal dari gaya hidup AnneKee yang semakin "spiritual". Apa yang awalnya dianggap sebagai hobi pribadi kini telah menjadi penghalang dalam hubungan mereka.
De Ligt dan AnneKee bertemu ketika bek tengah itu masih bermain untuk Ajax. Mereka bersama sepanjang usia dua puluhan dan pernah dianggap sebagai pasangan ideal. Pada Juni 2024, mereka mengadakan upacara pernikahan di Belanda setelah berpacaran selama bertahun-tahun, disaksikan oleh teman dan rekan satu tim. Ketika De Ligt pindah ke Manchester United, AnneKee juga mengikuti suaminya ke Inggris untuk membangun keluarga mereka.
Namun, kebahagiaan mereka hanya berlangsung singkat. Setahun kemudian, media Belanda melaporkan tentang keretakan hubungan mereka. Sumber dari surat kabar DenD mengkonfirmasi bahwa pernikahan mereka "benar-benar berakhir," sementara Realityfbi mengungkapkan bahwa De Ligt "tidak tahan lagi" dengan konten spiritual yang berlebihan yang terus-menerus diunggah AnneKee di media sosial.
Faktanya, AnneKee sudah lama tertarik pada tarot, kristal, dan filosofi energi. Di Instagram, ia sering memposting gambar kartu tarot, kutipan afirmasi, dan pepatah mistis. Baru-baru ini, aktivitas berbagi informasinya semakin meningkat dengan peluncuran merek pribadinya, "Annie's Alchemia," yang berfokus pada alkimia dan terapi penyembuhan.
Maret lalu, AnneKee menyelesaikan kursus tentang "terapi bunga" di Bach Centre (Inggris), yang didasarkan pada filosofi Dr. Edward Bach bahwa penyakit berasal dari pikiran negatif. Dia juga menghadiri "upacara kakao" pertamanya—ritual minum kakao murni untuk menyehatkan jiwa—dan berbagi ramalan tarot serta produk merek.
Salah satu kutipan paling menarik yang ia unggah adalah: "Terkadang alam semesta membawamu pada perjalanan yang tak terduga, untuk memberikanmu segala sesuatu yang selalu kau inginkan. Percayalah pada rencana itu."
![]() |
Pernikahan De Ligt dilaporkan berada di ambang kehancuran. |
Namun, di mata De Ligt, semuanya tampak sudah kebablasan. Ia dilaporkan kesulitan menerima semakin dalamnya keterlibatan istrinya dalam dunia spiritual, yang menyebabkan perbedaan yang tak dapat didamaikan.
Tanda-tanda krisis semakin jelas ketika AnneKee tidak mengunggah foto bersama suaminya selama dua bulan terakhir. Rencana mereka untuk merayakan ulang tahun pernikahan pertama mereka di Italia juga dibatalkan. Hal ini semakin memicu rumor tentang perpisahan mereka.
Faktanya, pada hari pernikahannya, De Ligt harus meninggalkan upacara lebih awal untuk bergabung dengan tim nasional Belanda di Euro 2024. Dalam sebuah wawancara dengan Vogue Netherlands , Anne Kee pernah mengatakan bahwa pernikahan yang terburu-buru, dengan banyak perubahan jadwal karena sepak bola, adalah "cerminan" dari hubungan mereka: selalu tidak stabil dan sulit diatur.
Bagi De Ligt, gejolak di luar lapangan jelas berdampak signifikan pada kondisi mentalnya. Bagi AnneKee, gaya hidup spiritualnya – sebuah gairah pribadi – menjadi hambatan utama dalam pernikahan mereka. Kisah mereka menunjukkan bahwa cinta masa muda dan pernikahan impian tidak selalu menjamin kebahagiaan yang abadi.
Di tengah tantangan kariernya di Manchester United, De Ligt menghadapi ujian besar lainnya: menyeimbangkan sepak bola tingkat atas dengan kehidupan pribadinya, sementara pernikahannya dengan kekasih masa kecilnya berada di ambang kehancuran.
Sumber: https://znews.vn/bi-kich-gia-dinh-cua-de-ligt-post1588571.html







Komentar (0)