![]() |
| Buah-buahan tertentu membantu melindungi kulit dari dalam selama bulan-bulan musim panas yang terik. (Sumber: SK&ĐS) |
Musim panas, dengan suhu tinggi dan sinar UV yang kuat, membuat kulit rentan terhadap penggelapan, dehidrasi, dan penuaan dini. Selain menggunakan tabir surya, banyak ahli dermatologi internasional merekomendasikan untuk mengonsumsi suplemen buah-buahan yang kaya akan vitamin C, beta-karoten, dan likopen untuk membantu melindungi kulit dari dalam.
Nicholas Perricone, seorang dokter kulit di Yale School of Medicine, menyarankan bahwa makanan yang kaya antioksidan dapat membantu mengurangi efek stres yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.
Sementara itu, Howard Murad, pendiri Murad Skincare dan instruktur klinis di UCLA, menganjurkan peningkatan asupan buah dan sayuran yang kaya air selama cuaca panas untuk membantu mempertahankan kelembapan dan memulihkan lapisan pelindung kulit.
Semangka
Semangka mengandung banyak air bersama dengan likopen, antioksidan yang memberikan warna merah khas pada buah tersebut. Likopen telah disebutkan dalam banyak penelitian karena kemampuannya membantu mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh sinar UV.
Amy Wechsler, seorang dokter kulit di Weill Cornell Medical College di New York, mengatakan bahwa makanan yang kaya akan likopen, seperti semangka atau tomat, dapat membantu melindungi kulit dari efek paparan sinar matahari jika dikonsumsi secara teratur.
Tomat
Tomat merupakan sumber likopen dan vitamin C yang kaya. Beberapa penelitian nutrisi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi tomat secara teratur dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.
Harold Lancer, seorang dokter kulit di Lancer Dermatology Clinic di Beverly Hills, menyarankan bahwa diet kaya antioksidan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan kulit selama musim panas, terutama di lingkungan dengan cuaca panas yang berkepanjangan.
Mangga matang
Mangga kaya akan beta-karoten, prekursor vitamin A, yang membantu mendukung regenerasi epidermis dan meningkatkan ketahanan kulit terhadap sinar UV. Buah ini juga mengandung vitamin C, yang membantu melawan oksidasi dan mendukung produksi kolagen.
Para ahli kulit dan ahli gizi sering merekomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan berwarna kuning dan oranye di musim panas karena kandungan karotenoidnya yang tinggi, yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Jambu biji
Jambu biji adalah buah yang kaya akan vitamin C, yang membantu menetralkan radikal bebas yang dihasilkan ketika kulit terpapar sinar matahari dalam waktu lama.
Whitney Bowe, seorang dokter kulit di Whitney Bowe Beauty di New York, menekankan bahwa vitamin C dari makanan alami memainkan peran penting dalam mendukung sintesis kolagen dan membantu kulit melawan tanda-tanda penuaan akibat lingkungan.
Jeruk dan jeruk bali
Jeruk dan grapefruit kaya akan vitamin C, flavonoid, dan air, yang membantu mendukung aktivitas antioksidan dan mengurangi kulit kusam akibat dehidrasi di musim panas. Selain manfaatnya untuk kulit, grapefruit juga rendah kalori, sehingga cocok untuk mereka yang ingin menjaga berat badan di cuaca panas.
Pepaya
Pepaya mengandung vitamin A dan C serta enzim papain, yang bermanfaat untuk regenerasi sel kulit. Buah ini sering direkomendasikan untuk dikonsumsi di musim panas karena kemampuannya membantu pencernaan dan membantu kulit pulih dari paparan sinar matahari.
Para ahli kulit mencatat bahwa buah-buahan hanya membantu melindungi kulit dari dalam dan tidak dapat menggantikan tabir surya. Untuk meminimalkan efek berbahaya dari sinar UV, tetap perlu menggunakan tabir surya spektrum luas, mengenakan pakaian pelindung matahari, memakai topi bertepi lebar, dan menghindari keluar rumah selama jam-jam puncak sinar matahari.
Sumber: https://baoquocte.vn/bi-quyet-an-trai-cay-de-bao-ve-da-khoi-nang-he-399181.html








Komentar (0)