
Squat juga merupakan latihan eksentrik yang tidak memerlukan peralatan apa pun - Foto: CLEVELAND CLINIC
Pendekatan baru dalam ilmu olahraga menunjukkan bahwa latihan tidak harus selalu berat agar efektif. Sebaliknya, latihan eksentrik—yaitu, latihan yang melibatkan kontraksi pada sudut yang tidak simetris—dapat memberikan hasil yang lebih baik dengan usaha yang lebih sedikit daripada metode tradisional.
Berbeda dengan latihan konvensional yang berfokus pada fase kontraksi (seperti mengangkat beban), latihan eksentrik menekankan fase penurunan saat otot meregang karena beban. Misalnya, menurunkan beban secara perlahan, duduk di kursi, atau menuruni tangga adalah contoh dari jenis latihan ini.
Menurut ilmuwan olahraga Ken Nosaka dari Edith Cowan University (Australia), selama fase ini, otot menghasilkan lebih banyak kekuatan tetapi mengonsumsi lebih sedikit energi, sehingga membantu meningkatkan kekuatan tanpa menyebabkan kelelahan yang berlebihan.
Hal yang luar biasa adalah latihan eksentrik tidak memerlukan peralatan yang rumit. Banyak aktivitas sehari-hari seperti berjalan menuruni bukit, squat ringan, atau menurunkan dumbel juga dapat memberikan manfaat serupa.
Hal ini membuat metode tersebut dapat diakses oleh berbagai kelompok, terutama lansia, mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas, atau mereka yang memiliki masalah kesehatan.
Sebelumnya, jenis latihan ini sering dibatasi karena mudah menyebabkan nyeri otot yang muncul terlambat (DOMS), terutama bagi pemula.
Namun, Nosaka berpendapat bahwa kondisi ini terutama berkaitan dengan respons peradangan daripada cedera serius, dan dapat dikurangi secara signifikan dengan peningkatan intensitas latihan secara bertahap dan konsisten.
Sejumlah penelitian telah menunjukkan keefektifan metode ini, menurut ScienceAlert pada tanggal 4-5 Mei.
Sebagai contoh, sebuah uji coba tahun 2017 terhadap 30 wanita lanjut usia yang obesitas menunjukkan bahwa kelompok yang menuruni tangga (latihan eksentrik) menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam detak jantung, tekanan darah, dan kebugaran dibandingkan dengan kelompok yang menaiki tangga.
Selain itu, latihan seperti bersepeda eksentrik telah terbukti meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan kesehatan kardiovaskular.
Menurut para ahli, latihan eksentrik telah banyak digunakan dalam rehabilitasi cedera otot dan tentu saja dapat diperluas ke latihan harian. Keuntungan terbesarnya adalah kepraktisan dan kemudahan perawatannya, karena gerakan-gerakan ini sangat berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.
Dalam konteks di mana banyak orang kesulitan mempertahankan rutinitas olahraga yang konsisten, pendekatan "berolahraga lebih cerdas, bukan lebih keras" mungkin merupakan solusi yang tepat.
Ketika olahraga menjadi lebih mudah dan tidak terlalu membuat stres, kemampuan untuk mempertahankannya dalam jangka panjang meningkat, sehingga menghasilkan manfaat kesehatan yang berkelanjutan.
Sumber: https://tuoitre.vn/bi-quyet-tap-nhan-ma-van-khoe-bai-tap-eccentric-20260505153645351.htm










