Memberikan keterampilan digital kepada setiap warga negara.
Dalam melaksanakan Resolusi No. 57-NQ/TW dari Politbiro tentang pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital nasional, Komune Tho Lap baru-baru ini memfokuskan perhatian pada memimpin dan mengarahkan promosi "Gerakan Literasi Digital," yang mendekatkan teknologi digital dengan kehidupan masyarakatnya.

Menyadari transformasi digital sebagai tren yang tak terhindarkan dan pendorong pembangunan sosial- ekonomi , Komite Partai dan pemerintah daerah telah mengintensifkan upaya informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran dan manfaat teknologi digital. Komunikasi ini dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melalui sistem pengeras suara, portal informasi elektronik, platform media sosial seperti Zalo dan Facebook, rapat cabang Partai, kegiatan kelompok, dan tim komunikator akar rumput.
Bersamaan dengan investasi dalam peningkatan infrastruktur dan peningkatan kapasitas digital para pejabat dan pegawai negeri sipil, pemerintah desa menugaskan setiap instansi, unit, dan organisasi untuk bertanggung jawab atas tugas-tugas spesifik dalam melaksanakan "Gerakan Literasi Digital". Organisasi politik dan sosial meningkatkan propaganda tentang manfaat transformasi digital, layanan publik daring, e-commerce, dan penggunaan tanda tangan digital... hingga ke tingkat desa dan permukiman. Konten transformasi digital juga diintegrasikan ke dalam pertemuan cabang Partai dan kegiatan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran di kalangan pejabat, anggota Partai, dan masyarakat.
Berkat kampanye kesadaran publik yang intensif, banyak orang secara bertahap mengubah kebiasaan mereka, secara proaktif menggunakan ponsel pintar untuk mencari informasi, melakukan pembayaran online, dan mengakses layanan digital yang melayani kehidupan mereka. Tugas-tugas yang dulunya dianggap sulit bagi penduduk pedesaan kini menjadi hal biasa di banyak desa di seluruh komune.
Hingga saat ini, 100% desa di komune tersebut telah membentuk tim teknologi digital komunitas. Tim-tim ini secara rutin membantu warga dalam menginstal dan menggunakan aplikasi digital penting seperti pembayaran tagihan listrik dan air secara online, pendaftaran akun layanan publik, aplikasi telemedis, dan pencarian prosedur administrasi. Hal ini membantu masyarakat menghemat waktu dan uang serta secara bertahap mengembangkan keterampilan hidup digital.
Bersaing dalam transformasi digital dan mengurangi kemiskinan informasi.
Selain berfokus pada peningkatan keterampilan digital bagi warganya, Komune Tho Lap juga meluncurkan gerakan emulasi transformasi digital yang luas dengan motto "Setiap pejabat dan anggota Partai adalah tokoh kunci dalam transformasi digital." Sesuai dengan motto tersebut, 100% pejabat dan anggota Partai berpartisipasi dalam mendukung masyarakat untuk menggunakan ponsel pintar, pembayaran tanpa uang tunai, dan melakukan prosedur administrasi secara daring.
Model "Keluarga Digital" juga diterapkan secara efektif di banyak desa, dengan tujuan agar setiap keluarga memiliki setidaknya satu anggota yang mahir dalam keterampilan digital untuk mendukung kerabat. Model ini tidak hanya membantu menyebarkan pengetahuan teknologi tetapi juga berkontribusi untuk menjembatani kesenjangan digital antar generasi dalam masyarakat.
Di bidang pendidikan, sekolah-sekolah di komune tersebut telah menyelenggarakan berbagai sesi tematik tentang keterampilan digital dan keamanan digital untuk siswa SMP. Kontennya berfokus pada penggunaan internet yang aman, mengidentifikasi informasi berbahaya dan beracun, mencegah risiko di dunia maya, dan memanfaatkan platform pembelajaran daring secara efektif. Hal ini dianggap sebagai langkah persiapan penting untuk membantu generasi muda beradaptasi dengan masyarakat digital.
Selain itu, pemerintah desa Tho Lap mengarahkan instansi dan unit terkait untuk secara langsung membimbing masyarakat tentang cara membuat akun dan melaksanakan prosedur administrasi secara elektronik. Sistem perangkat lunak layanan satu pintu elektronik dan layanan publik daring terus dipelihara, yang pada awalnya memberikan hasil yang jelas dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Dalam perkembangan ekonomi digital, penerapan teknologi digital dalam bisnis dan transaksi juga semakin meluas. Masyarakat semakin proaktif dalam pembayaran tanpa uang tunai, mempromosikan produk, dan mengakses platform e-commerce, sehingga menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi produksi dan bisnis.
Dari "Gerakan Literasi Digital," teknologi digital secara bertahap menjadi alat praktis yang melayani pembelajaran, pekerjaan, produksi, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Komune Tho Lap. Di masa mendatang, Komune akan terus meningkatkan infrastruktur digitalnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, dan mempromosikan penerapan teknologi informasi di berbagai bidang, berkontribusi pada pembangunan pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital, serta mendorong pembangunan sosial-ekonomi berkelanjutan di wilayah tersebut.
Sumber: https://vietnamnet.vn/binh-dan-hoc-vu-so-o-tho-lap-mo-canh-cua-tri-thuc-so-cho-nguoi-dan-nong-thon-2519935.html








Komentar (0)