Pada sore hari tanggal 25 Mei, di Hanoi, Letnan Jenderal Le Van Tuyen, Anggota Komite Sentral Partai Komunis Vietnam dan Wakil Menteri Keamanan Publik , menerima Wakil Presiden JICA Hayakawa Yuho.
Pertemuan tersebut berlangsung di tengah pendalaman Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam-Jepang, dengan kerja sama di bidang keamanan, ketertiban, dan peningkatan kapasitas penegakan hukum yang semakin konkret.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Le Van Tuyen sangat mengapresiasi peran JICA dalam mengkoordinasikan dan mendukung Kementerian Keamanan Publik dalam melaksanakan proyek-proyek bantuan dan program pelatihan bagi para perwira dan prajurit. Selama bertahun-tahun, banyak proyek yang dilaksanakan bekerja sama dengan JICA telah berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan praktis kepolisian Vietnam, mulai dari membangun kapal patroli baru dan meningkatkan kemampuan pencegahan dan pemadaman kebakaran hingga pelatihan keamanan siber dan transformasi digital di bidang pengamanan ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

Yang perlu diperhatikan, kedua pihak secara khusus membahas beberapa proyek kunci yang perlu dipromosikan dalam periode mendatang. Mengenai proyek peningkatan kapasitas kepolisian perairan dalam memastikan keamanan dan ketertiban, Kementerian Keamanan Publik meminta JICA untuk melanjutkan kerja sama yang erat dan mendesak otoritas Jepang terkait untuk segera menyetujui dan menandatangani Perjanjian Kerangka Kerja tentang Bantuan yang Tidak Dapat Dikembalikan. Ini merupakan dasar hukum yang penting agar proyek tersebut dapat memasuki fase implementasi.
Di bidang keamanan siber, Wakil Menteri Le Van Tuyen menyatakan bahwa dua fase pertama proyek telah diimplementasikan secara efektif dengan enam pelatihan untuk 60 petugas. Berdasarkan hasil ini, Kementerian Keamanan Publik berharap JICA akan terus memperhatikan dan segera menyetujui fase 3, sehingga membantu lembaga penegak hukum meningkatkan kapasitas mereka untuk menanggapi tantangan keamanan non-tradisional yang semakin kompleks.
Selain itu, Kementerian Keamanan Publik juga meminta pihak Jepang untuk mempromosikan proyek transformasi digital dalam pelatihan tentang penjaminan ketertiban dan keselamatan lalu lintas jalan. Ini merupakan langkah praktis dalam memodernisasi pelatihan personel, memenuhi persyaratan manajemen lalu lintas dalam situasi baru.

Wakil Menteri Le Van Tuyen menegaskan bahwa Pemerintah Vietnam selalu menghargai pendanaan ODA Jepang, tidak hanya dalam pembangunan sosial -ekonomi tetapi juga dalam menjamin keamanan dan ketertiban. Membangun hubungan baik antara kedua negara, Kementerian Keamanan Publik berharap kerja sama dengan JICA akan terus diperdalam, dengan fokus pada bidang-bidang yang memiliki kebutuhan praktis tinggi dan efektivitas jangka panjang.

Wakil Presiden JICA Hayakawa Yuho menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Kementerian Keamanan Publik atas keramahan mereka, dan menegaskan bahwa hubungan kerja sama Vietnam-Jepang berkembang pesat di berbagai bidang. JICA akan terus berkoordinasi erat dengan Kementerian Keamanan Publik dan lembaga-lembaga terkait di Vietnam untuk secara efektif melaksanakan proyek-proyek kerja sama, yang berkontribusi pada semakin memperdalam persahabatan antara kedua negara serta antara Kementerian Keamanan Publik Vietnam dan lembaga-lembaga Jepang.
Sumber: https://cand.vn/bo-cong-an-va-jica-thuc-day-cac-du-an-hop-tac-thuc-chat-post811907.html










Komentar (0)